BEI Gaspol Benahi IHSG! Saham HSC Bakal Dikeluarkan Mulai 2 November

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 17:32 WIB
BEI Gaspol Benahi IHSG! Saham HSC Bakal Dikeluarkan Mulai 2 November
BEI Gaspol Benahi IHSG! Saham HSC Bakal Dikeluarkan Mulai 2 November [astakom/Shintya]

astakom.com, Jakarta - Biar pergerakan saham di tanah air makin transparan, valid, BEI resmi melakukan penyesuaian kriteria evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Aturan baru ini bakal berlaku efektif mulai Senin, 2 November 2026.

Kebijakan baru ini diluncurkan bukan tanpa alasan, langkah ini diambil demi meningkatkan integritas pasar modal Indonesia serta memastikan IHSG bisa beneran mencerminkan kondisi dinamika pasar yang sesungguhnya.

Langkah ini sejalan dengan upaya BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk meningkatkan integritas pasar modal Indonesia, serta mempertimbangkan kebutuhan indeks yang lebih mewakili dinamika pasar.

Pengumuman BEI

"Pengumuman PT Bursa Efek Indonesia No. Peng-00148/BEI.POP/05-2021 tanggal 31 Mei 2021 perihal Penerapan Free Float dalam Penghitungan Indeks, serta Surat Keputusan Bersama Direksi PT Bursa Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia No. Kep00047/BEI/03-2026; KEP-0024/DIR/KSEI/0426 perihal Penetapan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi pada Perusahaan Tercatat," dalam pengumuman resmi PT BEI.

Biar gak bingung dan gak kena FOMO BEI ngespill lebih rinci lagi kriteria evaluasi yang diberlakukan pada 2 November 2026.

1. Kriteria Seleksi

Sebelumnya: Seluruh saham perusahaan tercatat masuk hitungan, kecuali saham yang ada di Papan Akselerasi.

Sesudah: Sekarang kriterianya makin ketat. Selain saham Papan Akselerasi, saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) alias saham dengan kepemilikan sangat terkonsentrasi juga di-exclude alias dikeluarkan dari perhitungan IHSG.

2. Metode Penghitungan

Aspek ini diputuskan buat nggak mengalami perubahan.

Sebelum dan Sesudah: Tetap menggunakan metode Capped Free Float Adjusted Market Capitalization Weighted dengan batasan (cap) maksimal 9%.

3. Periode Evaluasi

Sebelum: Evaluasi dilakukan pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember.

Sesudah: Mengalami perubahan jadwal, sekarang evaluasi berkala dilakukan pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.

4. Hari efektif berlakunya

Sebelum: Hari bursa pertama di bulan Januari, April, Juli, dan Desember.

Sesudah: Hari bursa pertama di bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.

5. Evaluasi Insidental (Kondisi Darurat/Khusus)

Sebelum: Belum diatur secara khusus.

Sesudah: Saham yang baru masuk atau keluar dari daftar HSC di luar periode evaluasi rutin akan langsung disesuaikan secara real-time pada IHSG.

Misi BEI biar IHSG makin akurat dan transparan

Lewat penyesuaian ini, BEI berkomitmen untuk terus mengawal jalannya aturan baru agar ekosistem investasi makin sehat.

"BEI akan terus memantau pelaksanaan penyesuaian ini dan berkomunikasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk investor dan penyedia indeks. Dengan penyesuaian ini diharapkan IHSG dapat mencerminkan dinamika pasar secara akurat, transparan, dan dapat memberikan informasi memadai sebagai acuan bagi investor di pasar modal Indonesia," dalam keterangannya.

Nah, buat kalian yang lagi nyusun portofolio investasi, penyesuaian ini tentu jadi angin segar agar indikator pasar saham kita makin kredibel dan makin objektif. Langkah ini juga merupakan bagian dari transformasi pasar modal. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

BEI bakal memperketat kriteria evaluasi IHSG mulai 2 November 2026 dengan mengecualikan saham berkategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan indeks. Jadwal evaluasi rutin juga berubah menjadi Januari, April, Juli, dan Oktober, sementara penyesuaian saham yang masuk atau keluar daftar HSC di luar jadwal rutin bakal dilakukan secara real-time. Langkah ini ditujukan untuk membuat IHSG makin akurat, transparan, dan mampu mencerminkan kondisi pasar yang sebenarnya. Buat investor, perubahan ini penting dipahami agar bisa membaca pergerakan pasar dengan lebih objektif dan nggak gampang terbawa FOMO.

BEI Bursa Saham Indonesia (BEI) IHSG HSC

Infografis

Terkini