Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Teuku Riefky Gaspol Ekraf Jadi The New Engine of Growth

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:31 WIB
Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Teuku Riefky Gaspol Ekraf Jadi The New Engine of Growth
Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Teuku Riefky Gaspol Ekraf Jadi The New Engine of Growth (astakom/shintya)

astakom.com, Jakarta - Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah terus ngegaspol sektor ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth.

Setelah ditutupnya acara World Conference on Creative Economy 2026 (WCCE 2026) di Jakarta, oleh Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya, WCCE selanjutnya yakni tahun 2028 akan dilaksanakan di UK, Skotlandia Britania Raya.

Dari WCCE ini, Teuku Riefky bilang kalau Indonesia berhasil menyepakati dokumen Jakarta Vision on Creative Economy yang sudah dikonsultasikan sejak April 2026 lalu. Selanjutnya dokumen yang menjadi sejarah ekonomi kreatif di Indonesia ini bakal di bawa ke forum PBB.

"Jakarta Vision menjadi komitmen bersama Untuk memperkuat ekonomi kreatif global dengan 4 prioritas utama, yang pertama, akses teknologi dan infrastruktur digital yang kedua, kolaborasi kreator yang berkelanjutan Ketiga, pelindungan kekayaan intelektual dan yang keempat, remunerasi yang adil serta perluasan akses pembiayaan dan investasi," kata Teuku Riefky di acara penutupan WCCE 2026 di Ballroom Kempinski Jakarta Pusat pada Jumat (23/10/2026).

Kolaborasi ekraf global

Nggak sampai di situ, Menekraf juga bilang kalau pihaknya bakal terus ngegaspol kolaborasi ekonomi kreatif global supaya bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Langkah ini dilakukan sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo yang ingin menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru Indonesia.

"Harapannya, ekonomi kreatif semakin mendapat posisi strategis dalam agenda pembangunan global pasca-SDGs 2030, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth," katanya.

3 inisiatif strategis Kemenekraf

Bertepatan dengan ditutupnya acara skala global itu, Teuku Riefky mengumumkan kalau Kemenekraf juga meluncurkan tiga inisiatif strategis sebagai bagian dari rangkaian WCCE 2026.

"Kemenekraf juga meluncurkan 3 inisiatif strategis, yang pertama adalah CEDM Kreatif Ekonomi Data Model bersama WIPO World IP Organization untuk pemetaan ekosistem Ekraf (Ekonomi kreatif)," katanya.

"Yang kedua Indonesia Kreatif Ekonomi Outlook 2026-2027 bersama Kata Data sebagai referensi data dan arah pengembangan ekraf nasional ke depan. Dan yang ketiga Ekraf Academy bersama ICCN, asosiasi dan lembaga sertifikasi profesi untuk memperkuat keterampilan dan kompetensi SDM kreatif melalui pelatihan sesuai kebutuhan industri," tutupnya. (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Lewat WCCE 2026, Indonesia makin serius menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengumumkan kesepakatan Jakarta Vision on Creative Economy yang bakal dibawa ke forum PBB, sekaligus meluncurkan tiga inisiatif strategis untuk memperkuat data, arah pengembangan, dan kompetensi SDM kreatif. Kolaborasi global ini diharapkan bisa membuka peluang lebih luas bagi kreator Indonesia, mulai dari akses teknologi hingga perlindungan kekayaan intelektual dan pembiayaan yang lebih adil.

WCCE 2026 World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 Ekraf Industri Ekonomi Kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif Kemenekraf

Infografis

Terkini