Biar Gak Krisis! Presiden Prabowo & DEN Spill Strategi Hadapi Cuaca Ekstrem dan Makanan Mahal

Editor: Anri Syaiful
Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:07 WIB
Biar Gak Krisis! Presiden Prabowo & DEN Spill Strategi Hadapi Cuaca Ekstrem dan Makanan Mahal
Presiden Prabowo Subianto menerima Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Menteri Bidang Ekonomi di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/10/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta – Cuaca ekstrem yang makin makin gak menentu emang bikin pusing. Biar dampak buruknya gak makin parah, Presiden Prabowo Subianto langsung gerak cepat menerima laporan dan masukan dari Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Pertemuan ini ngebahas amunisi dan rekomendasi strategis buat pemerintah: mulai dari mitigasi fenomena El Nino dan La Nina, strategi mengamankan stok pangan, sampai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang ngancam kesehatan warga.

El Nino masih panjang, pakai data biar gak salah taktik!

Wakil Ketua DEN Marie Elka Pangestu ngingetin kalau pemerintah harus standby dan makin siap ngebendung dampak perubahan iklim ekstrem. Pasalnya, fenomena El Nino diprediksi bakal bertahan sampai kuartal pertama 2027, yang kemudian berpotensi disambung sama La Nina di pertengahan tahun depan.

Marie ngejelasin kalau langkah mitigasi kudu terukur dan nge-utilisasi data prakiraan cuaca secara maksimal. Hal ini krusial buat nemuin titik-titik mana aja yang punya risiko tinggi kena kekeringan, banjir, atau bencana lainnya.

“Kita menyarankan menggunakan data dengan baik untuk mengidentifikasi titik-titik yang akan mengalami kekeringan dan di situ harus ada antisipasi dari segi pompa, penggunaan pompa yang tepat, kapan harus tanam, mungkin harus ditunda misalnya karena kekeringan dan juga mengantisipasi banjir dan kemungkinan dampak bencana,” ujar Marie dalam keterangan persnya kepada awak media usai pertemuan.

Jaga stok beras dan stabilkan harga pasar

Gak cuma fokus ke urusan cuaca, DEN juga nge-highligh pentingnya ngejaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan di seluruh Indonesia. Pemerintah didorong buat selalu memastikan cadangan pangan nasional—terutama beras—tetap aman, plus memperkuat jalur distribusi biar gak ada hambatan.

“Dan terutama mengenai pangan, ini sangat penting untuk menjaga harga pangan dan kesediaan pangan dengan menjaga stok cadangan pangan, terutama beras,” kata Marie.

Gak berhenti di situ, DEN juga ngusulin adanya intervensi pasar kalau misal harga-harga mulai melonjak naik. Soalnya, secara historis, El Nino emang sering banget memicu lonjakan harga pangan akibat hasil panen yang terganggu.

“Dan melakukan distribusi yang tepat dan melakukan operasi pasar bila mana diperlukan. Karena hampir semua insiden El Nino itu pasti dibarengi dengan kenaikan harga pangan. Dan ini sesuatu yang harus benar-benar kita antisipasi,” tegasnya.

Asap karhutla bikin khawatir, layanan kesehatan harus gaspol!

Isu lain yang gak kalah krusial adalah masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bahaya kabut asap terbukti udah ngancam kesehatan masyarakat di beberapa wilayah Sumatra dan Kalimantan. Marie bilang, diskusi bareng Presiden Prabowo juga nyenggol soal evaluasi dan penanganan karhutla, termasuk teknik pengairan lahan gambut.

“Tapi kita juga memberi saran untuk melakukan pelayanan kesehatan di tempat-tempat yang paling terkena yaitu tiga provinsi di Kalimantan, Sumsel, Jambi, dan Riau,” ungkap Marie.

Secara khusus, ada enam daerah yang masuk daftar merah karena terdampak asap cukup parah, yakni tiga provinsi di Kalimantan serta Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau. DEN menilai warga di daerah-daerah tersebut butuh pertolongan medis dan proteksi ekstra secepatnya.

“Itu enam titik yang memang sangat terkena oleh asap dari kebakaran hutan. Bagaimana pemerintah juga memberi pelayanan kesehatan yang khusus kepada mereka-mereka. Termasuk pembagian masker dan seterusnya,” jelasnya.

Kesimpulan: Kebijakan berbasis data adalah kunci

Setiap poin rekomendasi yang diserahin DEN ke Presiden Prabowo ngasih garis bawah pentingnya kebijakan yang berbasis data (data-driven), responsif, dan antisipatif terhadap perubahan iklim dan ancaman lingkungan.

Pemerintah diharapkan bisa gerak cepat menguatkan cadangan pangan, memperlancar rantai pasok, menyiapkan operasi pasar, serta memberikan perlindungan kesehatan maksimal agar dampak El Nino, La Nina, dan karhutla gak makin memberatkan masyarakat. (aNs)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo baru aja nge-spill strategi bareng DEN buat fix ngebendung krisis El Nino yang diprediksi stay sampe 2027 dan disusul La Nina, mulai dari manfaatin data-driven biar jadwal tanam gak flop, ngamankin stok beras biar harga gak makin skyrocketing, sampe nge-gas layanan kesehatan dan bagi-bagi masker gratis buat warga terdampak asap karhutla di Kalimantan, Sumsel, Jambi, dan Riau biar gak makin gasping for air. 

Presiden Prabowo DEN Dewan Ekonomi Nasional Wakil Ketua DEN Marie Elka Pangestu El Nino ketahanan pangan Cuaca Ekstrem stok pangan

Infografis

Terkini