Bantu Deteksi Makanan Basi, BRIN Siapkan Food Safe Guard untuk Program MBG
astakom.com, Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan inovasi teknologi Food Safe Guard untuk membantu memastikan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap layak dikonsumsi. Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi tanda-tanda pembusukan makanan melalui sensor dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Melansir unggahan resmi Instagram @kepalabrin pada Selasa (20/10/2026), inovasi tersebut menjadi salah satu upaya BRIN dalam mendukung Badan Gizi Nasional (BGN) mengawasi kualitas makanan yang disajikan kepada penerima manfaat MBG.
Kombinasi sensor dan AI untuk mendeteksi makanan
Food Safe Guard memadukan teknologi multisensor dengan AI yang ditempatkan pada wadah makan atau ompreng. Sistem ini dirancang untuk mengenali gas atau uap yang muncul selama proses pembusukan makanan.
Melalui mekanisme tersebut, tingkat kesegaran makanan dapat diperiksa dengan cepat. BRIN menyebut teknologi ini mampu mendeteksi kesegaran masakan secara cepat dan akurat, sehingga berpotensi membantu proses pengawasan makanan sebelum dikonsumsi.
Beri peringatan dini untuk cegah risiko keracunan
Salah satu fungsi yang diharapkan dari Food Safe Guard adalah memberikan peringatan dini ketika makanan menunjukkan indikasi pembusukan. Dengan begitu, makanan yang berpotensi basi bisa lebih cepat diketahui sebelum dikonsumsi.
Kehadiran teknologi ini menjadi salah satu bentuk dukungan riset terhadap upaya pencegahan risiko keracunan pangan. Meski demikian, penggunaannya perlu ditempatkan sebagai bagian dari pengawasan kualitas makanan, bukan sebagai satu-satunya penentu keamanan pangan.
Dukung kualitas pangan dalam program MBG
BRIN berharap pemanfaatan hasil riset dan teknologi dapat memperkuat pengawasan kualitas makanan sekaligus meningkatkan keandalan proses penyediaan pangan dalam program MBG.
Pengembangan Food Safe Guard juga diarahkan untuk mendukung pemenuhan gizi generasi mendatang melalui penyediaan makanan yang aman dan berkualitas. Penerapan teknologi tersebut diharapkan dapat melengkapi upaya pengawasan pangan dalam pelaksanaan program MBG.
Dengan adanya inovasi ini, pemanfaatan teknologi diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga membantu meningkatkan perhatian terhadap kelayakan makanan yang diterima masyarakat. Namun, efektivitas penerapan Food Safe Guard tetap perlu dinilai berdasarkan pengujian dan pelaksanaannya di lapangan. (deA/aNs)
Gen Z Takeaway
Food Safe Guard menjadi salah satu inovasi BRIN yang ditujukan untuk membantu mendeteksi tanda pembusukan makanan dalam program MBG. Perpaduan sensor dan AI berpotensi memperkuat pengawasan kualitas pangan, dengan catatan keamanan makanan tetap perlu didukung prosedur penyimpanan, pengolahan, dan pemeriksaan yang tepat.









