KPK Sebut Masih Tunggu Kedatangan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk Diperiksa

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Henni Rachma Sari
Rabu, 7 Oktober 2026 | 14:16 WIB
KPK Sebut Masih Tunggu Kedatangan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid untuk Diperiksa
Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Selasa (15/09/2026). [astakom/Paulina]

astakom.com, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut hingga kini pihaknya masih menunggu ketibaan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid.

"Sampai siang ini, kami masih tunggu kehadirannya," ungkap Budi, di Gedung Merah Putih KPK, di Jakarta kepada para wartawan, Rabu (07/10/2026).

Pemeriksaan ini diambil tim penyidik untuk mendalami kasus dugaan korupsi besar yang sempat bikin heboh lewat operasi tangkap tangan (OTT) pada September lalu.

KPK optimis Nusron bakal hadir

Melansir astakom.com, sebelumnya diberitakan kalau KPK cukup optimistis Nusron bakal hadir memenuhi panggilan penyidik sebagai bentuk kepatuhan dan penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

"KPK meyakini NW (Nusron Wahid) akan hadir memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik sebagai bentuk kepatuhan dan penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan," katanya.

Background kasus dan para tersangka

Melansir astakom.com, penanganan perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di kawasan Jabodetabek pada Senin, 14 September 2026.

Operasi tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sehari berselang, KPK resmi menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap tersebut.

Para tersangka terdiri dari Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, serta Rizal Pahlevi selaku pihak swasta atau perantara Summarecon.

Selain itu, tersangka lainnya meliputi mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, serta dua pihak swasta bernama Erwin dan Muhammad Fakhry. Empat nama terakhir diduga merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. (aLf/RaM)

Gen Z Takeaway

Pemeriksaan Nusron Wahid oleh KPK masih menunggu kehadirannya untuk mendalami kasus dugaan suap pengurusan HGB PT Summarecon di Bogor. KPK tetap optimistis Nusron kooperatif memenuhi panggilan dan menghormati proses hukum yang berjalan.

Nusron Wahid Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Menteri ATR/BPN KPK Dirjen ATR/BPN

Infografis

Terkini