Presiden Prabowo Minta List Anggota Satgas PKH Berprestasi: Yang Maling Tangkap, yang Baik Promosikan

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Rabu, 7 Oktober 2026 | 13:46 WIB
Presiden Prabowo Minta List Anggota Satgas PKH Berprestasi: Yang Maling Tangkap, yang Baik Promosikan
Presiden Prabowo Subianto saksikan penyerahaan uang hasil sitaan dan denda Satgas PKH Kejaksaan Agung (Kejagung) ke kas negara melalui Kementerian Keuangan di Kejaksaan Agung, Selasa (6/10/2026). [Timpres]

astakom.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto merespons pencapaian Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang berhasil ngembaliin aset dan kekayaan negara. 

Ia minta daftar anggota yang kerjanya berprestasi buat langsung dipromosikan. Di saat yang sama, Presiden menegaskan kalau negara bakal langsung menindak siapa pun yang nyolong kekayaan negara.

“Pimpinan satgas PKH, saya minta daftar anak buahmu yang berprestasi,” ujar Presiden Prabowo kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Pengarah Satgas PKH, Jaksa Agung ST Burhanuddin selaku Wakil Ketua I Pengarah, dan pimpinan Satgas PKH lainnya dalam acara penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara di Jakarta, Selasa (06/10/2026).

“Saya ingin yang berprestasi harus segera naik pangkat, harus diberi promosi, harus diberi bintang kehormatan. Itulah cara bernegara, yang maling kejar, tangkap. Yang baik, ya dipromosikan,” tegasnya.

Aset triliunan berhasil diselamatkan

Di acara itu, Presiden Prabowo menyaksikan langsung pengembalian aset negara dengan nominal yang bikin melongo, yaitu sebesar Rp13.241.335.681.910,13. 

Angka ini mencakup Rp3,47 triliun dari denda administratif sektor kehutanan, Rp1,53 triliun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kejaksaan RI dari tindak pidana khusus, plus Rp8,22 triliun dari penerimaan pajak hasil kerja keras Satgas PKH.

Nggak cuma uang tunai, Satgas PKH juga berhasil merebut balik kawasan hutan seluas 259.230,73 hektare yang sebelumnya dikuasai secara ilegal sama perusahaan nakal. 

Lahan yang dikembaliin ke Kementerian Kehutanan ini melingkupi area perkebunan, konservasi, hutan lindung, sampai pertambangan.

Penyerahan uang dan lahan kali ini jadi momen yang kedelapan sejak Satgas PKH dibentuk pada Februari 2025. Menurut Pak Prabowo, selama dua tahun berdiri, Satgas PKH udah ngumpulin total kekayaan negara sampai Rp52 triliun atau sekitar USD3 miliar.

“Satgas ini bekerja 2 tahun sudah menyumbang kembali ke negara Rp52 triliun, bukan uang sembarangan itu, Rp52 triliun,” kata Presiden.

Komitmen selamatkan kekayaan negara

Pihak Kejaksaan Agung bareng Satgas PKH optimis bakal terus konsisten menyelamatkan kekayaan negara dari oknum yang suka nyolong duit rakyat. 

Mereka siap lanjut memimpin penindakan, ngamanin kawasan hutan bermasalah, dan nyegel area tambang ilegal.

“Dan saya percaya, Jaksa Agung dan semua petugas sudah bisik-bisik ke saya, Pak, tunggu bulan depan, kita akan terus (berprestasi),” kata Presiden.

“Percaya, kita membela bangsa kita, kita membela rakyat kita. Tidak ada yang lebih mulia dari membela bangsa dan rakyat Indonesia,” sambungnya. (aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Presiden Prabowo menegaskan negara harus tegas terhadap pelanggar, tapi juga fair memberi apresiasi bagi aparat yang berprestasi. Pengembalian Rp13,24 triliun dan 259.230,73 hektare kawasan hutan menunjukkan penertiban aset bukan sekadar wacana, melainkan kerja nyata untuk mengembalikan kekayaan negara kepada kepentingan rakyat.

Presiden Prabowo Prabowo Subianto Satgas PKH Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH)

Infografis

Terkini