Spill Cara Bedain Beras Fortifikasi Asli dan Palsu, Cek 7 Hal Ini Sebelum Beli

Penulis: Shintya
Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 19 September 2026 | 23:31 WIB
Spill Cara Bedain Beras Fortifikasi Asli dan Palsu, Cek 7 Hal Ini Sebelum Beli
Spill Cara Bedain Beras Fortifikasi Asli dan Palsu, Cek 7 Hal Ini Sebelum Beli (Kementerian Pertanian)

astakom.com, Jakarta - Pemerintah baru-baru ini ngegep dan mengumumkan merek beras fortifikasi yang overclaim. Karena itu, pemerintah mewanti-wanti masyarakat supaya lebih berhati-hati dalam memilih beras bergizi dan mengandung zat baik atau beras fortifikasi yang dibutuhkan.

Astakom.com bakal ngerangkum cara yang paling ampuh buat mengetahui kadar gizi beras fortifikasi sesuai standar atau nggak.

Pertama dengan melakukan pengujian di laboratorium. Kedua adalah dengan cara ngecek daftar merek beras fortifikasi yang diduga bermasalah.

Cara cek beras fortifikasi asli atau palsu

Dari 27 merek beras fortifikasi yang beredar, ada 25 merek yang overclaim atau nggak sesuai sama klaim yang terdapat di label kemasan.

Cara selanjutnya adalah periksa label kemasan. Pastiin kalau beras yang kamu pilih mencantumkan informasi produk beras fortifikasi dan ada kandungan gizinya dengan jelas.

Keempat, cek kandungan gizi yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Periksa takaran vitamin-vitamin dan mineral mikronutrien seperti vitamin B1, asam folat, vitamin B12, zat besi, dan seng. Beras fortifikasi harus mengandung zat baik seperti yang telah disebutkan itu. 

Jangan kegocek sama warna beras

Kelima, pastiin warna berasnya lebih bagus. Pada proses beras menjadi beras fortifikasi, fortifikasinya  dilakukan dengan mencampurkan fortified rice kernel (FRK) butiran beras khusus yang mengandung zat besi, Seng, asam folat, serta vitamin B1 dan B2 ke beras reguler.

FRK punya warna yang lebih gelap atau kekuningan dibandingkan beras reguler. Makanya, pastiin beras ini jangan terbuang saat proses pencucian.

Ada izin edar resmi

Keenam, pastiin ada izin edar resminya. Selain liat produk berasnya langsung, pengecekan juga bisa dilakukan dengan mencari tahu izin edarnya.

Pastikan produk yang dibeli berasal dari produsen terpercaya dan memiliki izin edar PSAT yang sah dan tidak tergolong dalam daftar merek yang ditarik pemerintah.

Ketujuh, jangan terkecoh sama tampilan fisik. Tampilan beras yang terlalu putih, bersih, atau mengkilap tidka bisa dijadikan penentu keaslian kandungan nutrisi fortifikasinya. Dengan begitu, cek warna berasnya.

Berikut adalah daftar beras fortifikasi palsu:

Mentan amran menunjukkan sejumlah merek beras fortifikasi yang masuk dalam pemeriksaan. Adapun 25 merek yang diclaim bermasalah yakni:

1. Idola Fortifikasi2. Idola High Quality Whole Grain Rice3. Idola Long Grain Rice4. Ikan Mas Cupang5. AAA Wijaya Kusuma6. Cantik Manis7. Penari Bangkok8. Topi Koki Short Grain9. Topi Koki Setra Royale10. Topi Koki Long Grain Crystal11. HOK-1 Gohan12. Maknyuss Pulen Gizi13. Anak Raja Fortifikasi14. Anak Raja Nusantara15. Top Anak Raja16. PMS Induk Ayam17. Sumo18. Rasvit19. FS Nutri Rice20. Pelikan21. Rice Rojolele22. Super Kepala Beras Premium 11123. 111 Golden Number24. Putri Koki25. Wellfarm Beras Diabet (Shnty/RaM)

Gen Z Takeaway

Beras fortifikasi nggak cukup dilihat dari tampilannya aja, bestie. Pemerintah menemukan 25 dari 27 merek yang diperiksa diduga overclaim, jadi konsumen perlu lebih teliti cek label, kandungan vitamin-mineral sesuai SNI, izin edar PSAT, sampai memastikan butiran FRK nggak ikut terbuang saat dicuci. Intinya, jangan sampai kemasan kelihatan “bergizi”, tapi kandungannya nggak sesuai klaim.

beras fortifikasi beras fortifikasi palsu Beras Mentan Andi Amran Sulaiman

Infografis

Terkini