Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 115 dari 243 Orang Berhasil Dievakuasi
astakom.com, Jakarta – Perjalanan Virgo Transport 8 dari Surabaya, Jawa Timur menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berubah menjadi situasi darurat setelah kapal tersebut mengalami kendala di tengah pelayaran. Tim SAR gabungan langsung bergerak untuk mencari keberadaan kapal sekaligus mengevakuasi orang-orang yang berada di dalamnya.
Melansir dari update terbaru Basarnas pada Minggu (13/09/2026), sebanyak 115 orang dari total 243 orang yang berada di Virgo Transport 8 telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.
Sementara itu, operasi pencarian masih berlangsung untuk memastikan seluruh orang yang berada di kapal dapat ditemukan dan ditangani.
Kapal hilang kontak
Virgo Transport 8 diketahui melayani rute Surabaya-Banjarmasin. Kapal tersebut berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) sebelum kemudian dilaporkan mengalami hilang kontak pada Minggu (13/09/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin menerima laporan terkait hilang kontak tersebut pada pukul 04.10 WITA dari General Manager PT Virgo, Yoel Rihi. Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, posisi terakhir kapal berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Setelah laporan diterima, tim SAR langsung menyiapkan pengerahan personel dan armada menuju perkiraan lokasi terakhir kapal. Upaya pencarian kemudian berkembang menjadi proses evakuasi setelah sejumlah orang dari kapal berhasil ditemukan dan mendapatkan pertolongan.
115 orang dievakuasi
Dalam perkembangan operasi, sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi ikut membantu proses penyelamatan. Hingga pembaruan terbaru, total 115 orang telah berhasil dievakuasi dari Virgo Transport 8.
Dari jumlah tersebut, satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka berat. Para korban dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian dan selanjutnya mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.
Sebelumnya, Basarnas melaporkan sebanyak 103 orang telah berhasil dievakuasi menggunakan TB Mauhaw IX, TB TCP, dan MV Haida. Dalam perkembangan berikutnya, jumlah orang yang berhasil dievakuasi bertambah menjadi 115 orang.
Data Basarnas menyebut Virgo Transpo ba tersebut menjadi acuan utama dalam operasi pencarian dan pendataan yang masih berlangsung di lapangan.
Pencarian masih berlangsung
Operasi SAR hingga kini belum selesai. Tim gabungan masih melakukan penyisiran dan pencarian untuk memastikan seluruh orang yang berada di kapal dapat ditemukan.
Sejumlah unsur turut mendukung operasi, mulai dari Kantor SAR Banjarmasin, KSOP Banjarmasin, Lanal Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi Banjarmasin, Pelindo, hingga agen kapal Virgo.
Pencarian juga didukung sejumlah armada, termasuk KN SAR Laksmana 241 dan kapal-kapal lain yang berada di sekitar area kejadian. Personel serta peralatan penyelamatan terus dioptimalkan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Situasi cuaca dan kondisi perairan juga menjadi perhatian selama proses pencarian. Tim SAR terus memantau perkembangan kondisi tersebut agar operasi pencarian dan evakuasi dapat berjalan dengan aman dan efektif.
Sementara itu, keluarga penumpang masih menunggu kabar mengenai kondisi anggota keluarganya. Informasi mengenai jumlah orang yang telah ditemukan maupun kondisi korban masih dapat berkembang seiring operasi SAR berjalan.
Karena itu, perkembangan dari Basarnas dan tim SAR di lapangan menjadi rujukan utama untuk mengetahui kondisi terbaru Virgo Transport 8 serta orang-orang yang berada di dalam kapal. (deA/aNs)
Gen Z takeaway
Virgo Transport 8 masih dalam penanganan Tim SAR Gabungan. Dari 243 orang yang menjadi data Basarnas, 115 orang sudah berhasil dievakuasi, sementara pencarian dan pendataan masih terus dilakukan. Jadi, perkembangan jumlah korban maupun orang yang belum ditemukan masih bisa berubah sampai operasi SAR dinyatakan selesai.









