Kepala Bakom RI: Kita Berdoa Agar Jurnalis yang Hilang Dapat Segera Ditemukan

Penulis: Alfian Tegar
Editor: Henni Rachma Sari
Sabtu, 12 September 2026 | 22:32 WIB
Kepala Bakom RI: Kita Berdoa Agar Jurnalis yang Hilang Dapat Segera Ditemukan
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari [Dok. Bakom RI]

astakom.com, Jakarta — Kabar belum ditemukannya lima jurnalis yang mengalami hilang kontak di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Banten, menyita perhatian publik.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom), Muhammad Qodari, turut menyampaikan rasa prihatin dan harapan besarnya agar para jurnalis tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

"Kita berdoa agar beberapa jurnalis yang kemarin belum ditemukan, hari ini belum ditemukan, yang hilang di seputar perairan Gunung Anak Krakatau, dapat segera ditemukan," kata Qodari, di Jakarta, dikutip Sabtu (12/09/2026).

Qodari menyampaikan pernyataan tersebut ketika menjelaskan pentingnya kesiapan komunikasi pemerintah dalam menghadapi situasi krisis, termasuk dengan menyiapkan data yang akurat serta skenario informasi yang fleksibel, mengacu pada setiap perkembangan penanganan krisis yang terjadi di lapangan.

Hari ke-5 operasi pencarian

Memasuki hari kelima pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Tim SAR Gabungan memperluas cakupan wilayah penyisiran melalui jalur laut dan udara guna memantau keberadaan rombongan jurnalis yang mengalami hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad di Pandeglang, Sabtu (12/09/2026).

Operasi pemantauan di wilayah perairan dibagi menjadi enam sektor, yakni Sektor T, U, Z, W, X, dan Y, dengan total luas area pencarian mencapai 2.537 nautical mile persegi. Sementara itu, penyisiran udara melalui Sektor H mencakup luas area sekitar 2.063 nautical mile persegi.

Kronologi peristiwa dan identitas korban

Peristiwa berawal saat rombongan jurnalis bertolak menggunakan kapal cepat (speedboat) dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Pelayaran tersebut bertujuan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau dalam rangka melakukan pemantauan dan peliputan aktivitas vulkanik.

Delapan individu yang berada dalam status pencarian terdiri dari lima pewarta foto, yaitu Muhammad Bagus Khoirunas (ANTARA), Arie Basuki (merdeka.com), Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira (iNews), dan Daus (Anadolu). Selain para jurnalis, tiga orang lainnya di atas kapal merupakan nakhoda, Anak Buah Kapal (ABK), serta seorang pemandu lokal. (aLf/RaM)

Gen Z Takeaway

Kasus hilang kontaknya lima jurnalis di sekitar Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian, sementara operasi SAR memasuki hari kelima dengan cakupan pencarian yang diperluas lewat jalur laut dan udara. Pemerintah menyampaikan keprihatinan dan berharap seluruh jurnalis segera ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan Tim SAR terus mengoptimalkan penyisiran di tengah situasi perairan yang dinamis.

Bakom RI Kepala Bakom RI Muhammad Qodari Jurnalis Jurnalis Hilang Kontak Lima Jurnalis 5 Jurnalis Hilang Kontak

Infografis

Terkini