Mendag Spill Rahasia UMKM Cuan Lewat AI, Kejar Target Ekspor

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 13 September 2026 | 13:33 WIB
Mendag Spill Rahasia UMKM Cuan Lewat AI, Kejar Target Ekspor
Mendag Spill Rahasia UMKM Cuan Lewat AI, Kejar Target Ekspor [Ilustrasi/Canva]

astakom.com, Jakarta - Buat kalian yang lagi ngerintis small business, ada pesan penting nih dari pemerintah biar usaha kalian gak sekadar staycation di pasar lokal, tapi bisa langsung go international. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso atau yang akrab disapa Busan nge-spill pentingnya adaptasi teknologi buat para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Busan nge-push para pelaku UMKM untuk mulai menguasai artificial intelligence (AI) alias kecerdasan buatan Menurut beliau, pemanfaatan AI dalam strategi pemasaran digital adalah kunci utama kalau mau produk lokal bisa makin gong dan bersaing di kancah global.

Pria yang akrab disapa Busan ini menegaskan bahwa memiliki produk yang bagus hanyalah langkah awal dalam membangun bisnis. Kualitas produk yang oke banget bakal sia-sia kalau strategi penjelajahannya di dunia digital gak maksimal. Teknologi digital hadir sebagai  game changer yang bisa membantu UMKM meningkatkan efektivitas pemasaran secara signifikan.

Efektivitas penjualan

Lewat efektivitas ini, akses UMKM untuk menjangkau konsumen yang jauh lebih luas hingga menggaet calon pembeli internasional bakal terbuka lebar.

"Produk yang bagus itu syarat pertama, setelah itu cara menjualnya. Produk yang berkualitas perlu diimbangi dengan pemasaran yang efektif agar dapat menjangkau konsumen, termasuk di pasar internasional,” kata Busan dikutip astakom.com pada Sabtu (12/09/2026).

Spill fitur AI yang gacor

Mendag juga ngespill bahwa fleksibilitas AI bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan operasional dan pemasaran UMKM. Jadi, teknologi ini bukan cuma gaya-gayaan tapi juga jadi tools atau alat bantu nyata yang bisa bikin proses kerja jadi jauh lebih efisien. Beberapa hal penting yang bisa dibantu oleh kecerdasan artifisial ini antara lain:

Riset Pasar: Menganalisis tren pasar global dan kebutuhan konsumen secara akurat tanpa harus buang-buang waktu.

Pembuatan Konten: Memproduksi materi promosi, teks iklan, hingga visual produk yang menarik dengan lebih cepat.

Penyusunan Strategi Iklan: Mengatur target audiens iklan digital agar tepat sasaran dan hemat biaya.

Komunikasi Lintas Negara: Mempermudah interaksi dan negosiasi dengan calon pembeli dari negara tujuan tanpa terkendala bahasa.

Mendag menekankan pentingnya kecerdasan dalam berdagang di era modern ini dengan memanfaatkan teknologi digital.

"UMKM harus pintar berjualan, dan teknologi digital membuka kesempatan untuk pemasaran yang lebih luas,” ungkap Busan.

Kejar target ekspor

Optimalisasi teknologi digital dan keberanian untuk mencoba AI bukan cuma soal mengikuti tren kekinian, tapi juga punya dampak besar terhadap perekonomian nasional. Pemanfaatan teknologi secara maksimal dinilai sangat krusial untuk mendongkrak kontribusi UMKM terhadap total nilai ekspor Indonesia.

Sebagai gambaran pencapaian sebelumnya, pada tahun 2025 lalu, kontribusi UMKM terhadap nilai ekspor Indonesia sudah tercatat mencapai angka 15,7 persen. Angka ini tentu masih punya potensi amat besar untuk terus dinaikkan jika makin banyak pelaku usaha yang melek teknologi digital.

Eksplorasi fitur AI untuk UMKM

Busan mengimbau agar momentum transformasi digital ini tidak dilewatkan begitu saja oleh para pelaku usaha lokal. Dia menutup pesannya dengan menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi sebagai jembatan menuju pasar luar negeri.

“Sekarang sudah era digital. Teknologi digital harus kita manfaatkan untuk menembus pasar, terutama pasar di luar negeri,” katanya.

Dengan dorongan ini, para pelaku UMKM diharapkan gak lagi ragu buat bereksplorasi dengan AI. Saatnya manfaatkan teknologi serbaguna ini biar produk buatan anak bangsa bisa makin dikenal, dipesan, dan merambah ke berbagai penjuru dunia. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

UMKM nggak cukup cuma punya produk bagus, tapi juga harus pintar jualan. Mendag Budi Santoso mendorong pelaku UMKM memanfaatkan AI buat riset pasar, bikin konten, optimasi iklan, sampai komunikasi lintas negara. Dengan teknologi digital, peluang produk lokal go international makin terbuka dan kontribusi UMKM ke ekspor yang pada 2025 mencapai 15,7% bisa terus digenjot.

Mendag Mendag Budi Santoso UMKM Ekspor AI Artificial Intelligent (AI) Teknologi digital AI

Infografis

Terkini