Sebatduls - Di Tengah Geopolitik Dunia, Indonesia Condong Ke Rusia?

Editor: ghofur
Jumat, 11 September 2026 | 20:08 WIB
Sebatduls - Di Tengah Geopolitik Dunia, Indonesia Condong Ke Rusia? [Astakom]

Di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Presiden Prabowo Subianto membawa pesan penting: Indonesia tetap nonblok, tetapi terbuka bekerja sama dengan berbagai negara.

Hubungan Indonesia-Rusia pun punya peluang ekonomi yang semakin besar. Nilai perdagangan kedua negara pada 2025 mencapai sekitar US$5 miliar, naik 21,7 persen. Ditambah I-EAEU FTA, akses Indonesia ke pasar Rusia dan negara EAEU lainnya berpotensi semakin terbuka.

Menariknya, Presiden Prabowo melihat perbedaan karakter ekonomi kedua negara justru sebagai kekuatan.

Rusia punya gandum, pupuk, energi, serta teknologi rekayasa. Indonesia punya sawit, perikanan, kopi, karet, tekstil, furnitur, dan akses besar ke pasar ASEAN.

Jadi, dari Vladivostok, Indonesia sedang memperkuat Rusia sebagai salah satu mitra ekonomi, bukan hanya dalam perdagangan, tapi juga investasi, konektivitas, dan industri.

Prabowo Presiden Prabowo Putin Rusia Vladivostok EEF Vladivostok Perdagangan Investasi Industri Perikanan Eastern Economic Forum (EEF) Gandum Pupuk energi

Infografis

Terkini