Rambut Sering Kena Panas? Ini Cara Merawatnya Biar Nggak Makin Rusak

Penulis: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Henni Rachma Sari
Jumat, 11 September 2026 | 16:08 WIB
Rambut Sering Kena Panas? Ini Cara Merawatnya Biar Nggak Makin Rusak
Rambut Sering Kena Panas? Ini Cara Merawatnya Biar Nggak Makin Rusak (Ilustrasi/Pexels)

astakom.com, Jakarta – Rambut yang sering terpapar panas, sinar ultraviolet (UV), kelembapan, air laut, hingga klorin dari kolam renang bisa mengalami perubahan kondisi. Setelah berbulan-bulan menghadapi berbagai paparan tersebut, rambut dapat terasa lebih kering, kusam, kasar, hingga lebih mudah patah.

Melansir dari artikel di laman Who What Wear pada Jumat, (11/09/2026) sejumlah hairstylist memberikan sejumlah langkah sederhana untuk membantu merawat rambut yang mengalami kekeringan dan kerusakan akibat paparan lingkungan maupun styling.

Meski artikel aslinya menggunakan konteks pergantian musim di negara empat musim, tips perawatan rambutnya tetap bisa diambil sebagai informasi umum. Terlebih, paparan panas, sinar matahari, air laut, dan kolam renang juga cukup dekat dengan keseharian di Indonesia.

Mulai dengan Trim

Salah satu langkah yang disarankan adalah merapikan ujung rambut yang sudah kering atau bercabang.

Dalam artikel Who What Wear, Luke Pluckrose, lead stylist di TRESemmé Professional, menyarankan memulai dengan sedikit trim untuk menghilangkan bagian rambut yang kering atau bercabang. Setelah itu, rutinitas perawatan bisa dilengkapi dengan hidrasi yang lebih intensif.

Trim bukan berarti harus langsung memotong rambut secara drastis. Ujung rambut yang sudah bercabang memang tidak bisa kembali menyatu seperti semula, sehingga merapikan bagian tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi tampilan ujung yang rusak.

Tambah Hidrasi

Rambut yang terasa kering setelah sering terkena panas membutuhkan perhatian pada kelembapannya.

Penggunaan masker rambut yang memberikan hidrasi secara rutin sebagai bagian dari perawatan rambut yang mengalami kekeringan. Artikel lain dari media tersebut juga memasukkan masker hidrasi sebagai salah satu langkah untuk membantu mengembalikan kelembutan rambut setelah terpapar matahari, panas, klorin, dan air laut.

Perawatan ini bisa disesuaikan dengan kondisi dan jenis rambut. Fokuskan produk perawatan pada bagian tengah hingga ujung rambut jika area tersebut terasa lebih kering.

Kurangi paparan panas

Bukan cuma matahari, penggunaan alat styling bersuhu tinggi juga perlu diperhatikan.

Perlindungan dari panas sebagai bagian dari langkah pemulihan rambut yang mengalami kerusakan. Penggunaan alat styling secara berlebihan dapat menambah tekanan pada rambut yang sebelumnya sudah terpapar faktor lain seperti UV dan lingkungan.

Karena itu, kalau rambut sedang terasa kering atau mudah patah, coba kurangi frekuensi penggunaan alat styling bersuhu tinggi. Saat memang perlu menggunakan alat panas, gunakan pelindung panas yang sesuai sebelum styling.

Lindungi dari matahari

Paparan sinar UV juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam perawatan rambut.

Selain mengurangi paparan langsung yang terlalu lama, rambut bisa dilindungi dengan penutup kepala ketika berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama. Perlindungan tambahan juga bisa dipertimbangkan jika aktivitas dilakukan di luar ruangan secara rutin.

Hal yang sama berlaku setelah berenang. Air laut dan klorin dari kolam dapat ikut memengaruhi kondisi rambut, sehingga membilas rambut setelah berenang dapat membantu menghilangkan residu yang menempel.

Jangan tunggu rambut makin rusak

Rambut yang mulai terasa kering, kusam, kasar, atau lebih mudah patah bukan berarti harus langsung melakukan perawatan yang rumit. Langkah sederhana seperti merapikan ujung rambut, memberikan hidrasi secara rutin, mengurangi styling dengan suhu tinggi, serta melindungi rambut dari paparan matahari bisa menjadi bagian dari rutinitas perawatan.

Yang penting, perawatan disesuaikan dengan kondisi rambut masing-masing. Jika kerusakan atau masalah rambut terasa semakin berat dan menetap, konsultasi dengan dokter kulit atau profesional terkait bisa menjadi pilihan. (deA/RaM)

Gen Z Takeaway

Rambut juga bisa “capek” setelah sering kena panas, matahari, air laut, atau styling. Jadi, sebelum rambut makin kering dan gampang patah, coba mulai dari basic: rapikan ujungnya, kasih hidrasi, kurangi panas, dan jangan lupa lindungi dari paparan matahari.

Tips Tips Rambut Sehat Tips Perawatan Rambut Tips dan kiat-kiat

Infografis

Terkini