Asa Istri Jurnalis Hilang Kontak saat Liputan di Gunung Anak Krakatau: Saya Yakin Suami Saya Selamat
astakom.com, Jakarta - Muhammad Bagus Khoirunnas, menjadi salah satu penumpang kapal cepat yang hilang kontak di Selat Sunda. Bagus sendiri merupakan pewarta LKBN Antara. Diketahui, ia bersama epat rekan sesama wartawan serta dua tour guide dan seorang nahkoda kapal hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau Lampung.
Desi Purnamasari, Istri Bagus masih meyakini suami terkasihnya masih bisa diselamatkan. Masih ada secercah harapan di matanya.
“Saya yakin suami saya selamat pak,” ucapnya sambil berlinang air mata saat berbincang dengan Kapolda Banten Irjen Hengki dikutip dari video yang beredar, Rabu (09/09/2026).
Sementara itu, Lintang, kakak dari jurnalis merdeka com Arie Basuki atau akrab disapa Arbas mengatakan kerabatnya tersebut sedang kurang fit. Meski demikian, Arbas tetap menjalankan tugas.
Lintang mengatakan, Arbas telah mengantongi izin sang istri untuk meliput Gunung Anak Krakatau. Selain itu, komunikasi terkahir Arbas adalah dengan anaknya.
“Terkahir ke anaknya hari Senin pukul 13.43 WIB. Setelah itu tidak ada (kabar),” ucap Lintang di Serang, Banten.
Sebelumnya, insiden hilang kontak ini bermula dari perjalanan rombongan wartawan yang hendak melakukan peliputan lapangan terkait aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda.
Gunung yang berada di kawasan pesisir Provinsi Banten dan Lampung tersebut belakangan tengah menjadi fokus perhatian publik akibat peningkatan aktivitas vulkaniknya.
Rombongan yang menumpangi kapal cepat adaah, M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudhis (Jurnalis iNews), Daus (Jurnalis Anadolu) dan Donal (Jurnalis freelance) serta Warta (55) kapten kapal, Surakman (60) Anak Buah Kapal (ABK) dan Heriyanto (49) seorang guide.
- Kronologi Singkat: Kapal berangkat menuju area perairan sekitar Gunung Anak Krakatau untuk memantau langsung kondisi terkini. Namun, komunikasi terakhir dari anggota rombongan dengan pihak keluarga tercatat pada Senin siang (7/9/2026) sekitar pukul 13.43 WIB. Setelah pesan terakhir dikirimkan, seluruh kontak ke rombongan terputus total.
- Situasi Selat Sunda: Perairan Selat Sunda dikenal memiliki karakteristik cuaca yang dinamis serta gelombang laut yang cukup menantang, terlebih di area terluar dekat kawasan konservasi Gunung Anak Krakatau.
- Upaya Penyelamatan: Tim SAR gabungan—yang melibatkan Basarnas, Polairud Polda Banten, TNI AL, serta instansi terkait—langsung menerjunkan tim penyisiran laut dan udara untuk mendeteksi titik koordinat terakhir kapal serta mencari keberadaan seluruh penumpang. (RaM/aNs)
Gen Z Takeaway
Keluarga para jurnalis yang hilang kontak pas lagi meliput Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih terus berharap kabar baik, mulai dari istri Muhammad Bagus Khoirunnas (pewarta LKBN Antara) yang yakin banget suaminya selamat, sampai cerita dari kakak Arie Basuki (wartawan merdeka com) yang bilang Arbas tetap nekat berangkat kerja meski kondisinya lagi kurang fit dan hilang kabar sejak Senin siang.








