TPA Galuga Tutup Sehari Biar Penanganan Kebakaran Fast-Track

Editor: Anri Syaiful
Selasa, 8 September 2026 | 13:31 WIB
TPA Galuga Tutup Sehari Biar Penanganan Kebakaran Fast-Track
Kebakaran lahan melanda kawasan sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor]

astakom.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, mengambil langkah tegas demi membereskan musibah kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang. Layanan di area TPA ini resmi di-hold atau ditutup sementara selama satu hari penuh pada 8 September 2026. Keputusan ini diambil agar fokus seluruh tim di lapangan bisa 100% dialokasikan untuk pemadaman api.

Sterilisasi jalur demi kelancaran pasokan air

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, membeberkan alasan utama di balik penutupan mendadak ini. Langkah penutupan sementara sengaja dilakukan supaya seluruh akses jalan menuju lokasi TPA Galuga terbebas dari hambatan, sehingga lalu lintas tangki distribusi air, mobilisasi armada pemadam, dan pergerakan personel bisa melaju cepat tanpa kendala.

“Kami meminta waktu satu hari kepada Pemerintah Kota Bogor dan mohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bogor. Untuk pelayanan TPA Galuga hari ini, tanggal 8 September 2026, kami tutup selama satu hari,” kata Rudy saat meninjau lokasi kebakaran, Selasa (08/09/2026), dikutip astakom.com dari laman resmi Pemkab Bogor.

Ia menegaskan bahwa langkah drastis ini wajib diambil agar penanganan tidak makin delay dan berlarut-larut, mengingat akses yang sempit menuju titik api sempat jadi blocker utama tim pemadam.

Lahan 5 hektare terdampak, 4 titik api masih membara

Berdasarkan pantauan di area kejadian, total lahan yang terimbas si jago merah ditaksir mencapai 5 hektare, dihitung dari area utama yang hangus serta jalur bekas rambatan api. Hingga saat ini, petugas masih standby dan terus menggempur empat titik api yang terpantau masih menyala.

Demi memutus rantai penyebaran api agar tak makin meluas, tiga unit ekskavator (beko) langsung diterjunkan untuk membuat parit isolasi di sepanjang green line sebagai barikade pembatas. Tim di lapangan juga terus memantau arah pergerakan angin yang menghembus ke arah timur.

“Yang terpenting adalah masyarakat semuanya selamat, tidak ada yang menjadi korban,” tegas Rudy.

Kolaborasi lintas instansi dan apresiasi tim lapangan

Aksi pemadaman ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi masif yang melibatkan Polres Bogor, personel TNI, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan, serta jajaran unsur terkait lainnya.

Atas perjuangan tanpa henti tersebut, Rudy juga melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas gabungan yang sudah shift-shift-an bertaruh tenaga sejak malam hingga pagi hari di lokasi kejadian.

Pemkab Bogor memastikan proses pemadaman bakal terus dikawal sampai seluruh titik api benar-benar padam total dan kondisi dinyatakan aman kembali. (aNs)

Gen Z Takeaway

Bupati Bogor Rudy Susmanto terpaksa nge-hold sementara operasional TPA Galuga selama sehari pada 8 September 2026 demi sterilisasi jalur buat kelancaran distribusi air dan armada damkar, mengingat api udah melahap sekitar 5 hektare lahan dengan 4 titik api tersisa—lengkap dengan pengerjaan 3 beko yang bikin parit isolasi plus pantauan angin timur—agar penanganan bareng TNI, Polri, BPBD, dan tim gabungan bisa fast-track total tanpa nimbulin korban jiwa.

TPA Galuga Kebakaran TPA Galuga Karhutla Kebakaran

Infografis

Terkini