Kejar Ekonomi 6%, Menkeu Purbaya Spill Andalkan Sektor Migas dan Sinergi Kebijakan

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 3 September 2026 | 13:01 WIB
Kejar Ekonomi 6%, Menkeu Purbaya Spill Andalkan Sektor Migas dan Sinergi Kebijakan
Kejar Ekonomi 6%, Menkeu Purbaya Spill Andalkan Sektor Migas dan Sinergi Kebijakan [astakom/SKK Migas]

astakom.com, Jakarta - Pemerintah targetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada 2027 seiring asumsi dasar ekonomi makro yang kini sudah disepakati oleh DPR RI dan Pemerintah.

Untuk mencapai target itu, pemerintah akan mengoptimalkan kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan dunia usaha. Salah satu yang disorot adalah meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas) untuk memperkuat pertumbuhan dan ketahanan energi nasional.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bilang kalau arah kebijakan ekonomi dan fiskal 2027 disusun dengan mempertimbangkan perkembangan ekonomi sepanjang 2026 dan juga prospek ekonomi ke depan.

Jurus capai pertumbuhan ekonomi

“Dengan mencermati perkembangan ekonomi terkini serta prospek ke depan, arah kebijakan ekonomi dan fiskal tahun 2027 dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Menkeu Purbaya dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip astakom.com pada Rabu (02/09/2026).

Dia menilai, untuk bisa mecapai target pertumbuhan ekonomi 6 persen, diperlukan koordinasi antara pemerintah, Bank Indonesia, regulator sektor keuangan, dunia usaha, dan pemerintah daerah.

Sinergi dan kolaborasi

“Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan dunia usaha sehingga masing-masing instrumen dapat bekerja secara optimal, proporsional, dan saling menguatkan,” kata Menkeu.

Selanjutnya, pemerintah juga akan ngepush peningkatan lifting migas lewat reaktivasi sumur tidak aktif, percepatan eksplorasi cadangan baru, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan efisiensi operasional.

Perbaiki iklim ivestasi

Nggak cuma itu, pemerintah bakal gaspol memperbaiki iklim investasi hulu migas lewat kepastian hukum, pemberian insentif fiskal dan penyederhanaan regulasi.

Di sisi fiskal pemerintah akan melanjutkan reformasi pada penerimaan negara, upaya optimalisasi ini juga akan terus dilakukan pada efisiensi belanja berbasis hasil, dan pengelolaan pembiayaan defisit secara terukur untuk menjaga kesehatan APBN.

“Berbagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, memperkuat investasi, dan menjaga stabilitas ekonomi harus didukung oleh APBN yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan,” kata Purbaya. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Pemerintah ngegas target pertumbuhan ekonomi 6% pada 2027 setelah asumsi dasar ekonomi makro RAPBN 2027 disepakati DPR dan pemerintah. Buat mencapainya, pemerintah bakal mengandalkan sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dunia usaha, hingga pemda, dengan salah satu fokus utama mengerek produksi migas lewat reaktivasi sumur idle, eksplorasi cadangan baru, teknologi, dan efisiensi. Iklim investasi hulu migas juga mau dibikin makin menarik lewat kepastian hukum, insentif fiskal, dan regulasi yang lebih simpel, sambil tetap menjaga APBN sehat lewat reformasi penerimaan, belanja berbasis hasil, dan pembiayaan defisit yang terukur.

menkeu purbaya Lifting Migas Asumsi Makro RAPBN 2027 RAPBN 2027 ekonomi 6 persen

Infografis

Terkini