Wamen ESDM Speak Up soal Harga BBM Nonsubsidi yang Naik

Penulis: Shintya
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 3 September 2026 | 08:16 WIB
Wamen ESDM Speak Up soal Harga BBM Nonsubsidi yang Naik
Wamen ESDM Speak Up soal Harga BBM Nonsubsidi yang Naik [astakom / ESDM]

astakom.com, Jakarta - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot speak up soal kenaikan harga BBM non-subsidi, RON 98 dan 95 atau Pertamax Turbo dan Pertamax Green yang berlaku mulai Rabu (02/09/2026).

Yuliot spill kenaikan harga itu adalah hasil perhitungan PT Pertamina dengan merujuk pada harga minyak dunia yang berlaku. Saat harga minyak dunia naik, otomatis komponen pembentukan harga jual juga mengalami kenaikan.

"Itu harga kan kita lihat rata-rata (minyak dunia), dari harga itu, kira-kira berapa Biaya Pokok Penyediaan (BPP) dari PT Pertamina sendiri, kemudian di situ ada margin" kata Yuliot saat di JIExpo Kemayoran, dikutip astakom.com pada Rabu (02/09/2026).

Ikuti dinamika harga minyak global

Sejauh ini, untuk harga Pertamax RON92 terpantau belum mengalami kenaikan, meski dua jenis BBM nonsubsidi di atas telah melakukan penyesuaian harga.

Yuliot bilang, harga jual Pertamax pada prinsipnya mengikuti dinamika harga minyak dunia. Sehingga saat harga minyak dunia melonjak, maka Pertamina juga melakukan penyesuaian harga karena BBM jenis ini nggak dapat subsidi dari Pemerintah.

"Kalau untuk Pertamax itu kan prinsipnya sesuai dengan harga pasar (minyak dunia)," kata Yuliot.

Penyesuain harga 4 jenis BBM

Dikutip dari astakom.com, sebelumnya, Pertamina ngasih pengumuman penyesuaian harga pada 3 jenis BBM nonsubsidi, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex per 1 September 2026.

Hari ini, Rabu (02/09/2026) Pertamina melakukan lagi penyesuaian dan pemberlakuan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Green 95. Harga Pertamax Green 95 sebelumnya dibanderol Rp16.600 per liter, namun kini naik Rp2.550 per liter menjadi Rp19.150 per liter.

Dexlite naik Rp4.000

Pertamina spill penyesuaian harga terbaru untuk tiga jenis harga BBM nonsubsidi, harga Pertamax Turbo naik dari sebelumnya Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter. Angka ini menunjukkan ada kenaikan harga sebesar Rp1.300.

Harga Dexlite naik dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter, atau naik Rp4.000. Sedangkan harga Pertamina Dex naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter. Pertamina Dex mengalami kenaikan sebanyak Rp4.050. (Shnty/aNs)

Gen Z Takeaway

Harga BBM nonsubsidi kembali naik, dan Wamen ESDM Yuliot bilang penyesuaian ini dihitung Pertamina berdasarkan harga minyak dunia, BPP, serta margin. Pertamax RON92 sejauh ini masih belum naik, tapi Pertamax Turbo dan Pertamax Green 95 sudah terkerek, masing-masing jadi Rp19.600 dan Rp19.150 per liter. Sementara itu, Dexlite dan Pertamina Dex juga ikut naik sejak 1 September, dengan kenaikan mencapai Rp4.000–Rp4.050 per liter. Intinya, karena BBM nonsubsidi nggak dapat subsidi pemerintah, harganya lebih mengikuti pergerakan pasar minyak dunia.

harga bbm naik Harga BBM Wamen ESDM Pertamina Yuliot Tanjung

Infografis

Terkini