Kasus Flu Burung H5N1 Meningkat di Australia Selatan, Ada Apa?

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Kamis, 30 Juli 2026 | 08:08 WIB
Kasus Flu Burung H5N1 Meningkat di Australia Selatan, Ada Apa?
Kasus Flu Burung H5N1 Meningkat di Australia Selatan, Ada Apa? [Ilustrasi Gemini]

astakom.com, Jakarta – Pihak berwenang di Australia Selatan (SA) menyampaikan kabar yang cukup real pada hari Rabu, (29/07/2026). Flu burung H5N1 kemungkinan besar sudah menyebar secara lokal. 

Hal ini menyusul ditemukannya 11 kasus baru yang diduga kuat terinfeksi virus dengan strain mematikan tersebut.

Penularan lokal mengintai

Menteri Perindustrian Primer dan Pembangunan Regional SA, Clare Scriven, memberikan penjelasan kepada media pada Rabu pagi. Ia menyebutkan kalau seluruh kasus baru ini terdeteksi pada burung camar jambul besar. Rinciannya, sebanyak 7 kasus ditemukan di area tenggara negara bagian, sedangkan 4 kasus sisanya berada di Pulau Kangaroo, wilayah yang berjarak sekitar 120 km dari lepas pantai Adelaide.

Jika nantinya terkonfirmasi secara resmi, tambahan kasus ini bakal meningkat akumulasi kasus di Australia Selatan menjadi 25 kasus, serta mendorong angka nasional menyentuh 38 kasus sejak strain mematikan ini pertama kali terdeteksi di daratan utama pada bulan Juni lalu.

Strain mematikan dunia

Scriven menegaskan kalau kasus kasus baru tersebut sangat berpotensi merupakan hasil penularan lokal. Sebagai catatan, strain H5N1 ini tergolong danger karena telah merenggut nyawa jutaan unggas dan menginfeksi lebih dari 100 spesies mamalia di berbagai belahan dunia.

"Ini mengkhawatirkan tetapi tidak terduga. Kami tahu bahwa pada akhirnya ketika flu burung tiba di Australia, penyakit itu akan menyebar," ucapnya dilansir dari Xinhua News pada Rabu, (29/07/2026).

"Apa yang telah kita lihat di seluruh dunia adalah kita tidak dapat menghentikan flu burung H5, dan tentu saja, di setiap benua lain di dunia, telah terjadi penularan lokal." lanjutnya.

Sinyal kewaspadaan ini sejatinya sudah menguat sejak hari Senin, ketika pihak SA melaporkan 7 kasus baru pada burung dara laut jambul besar di wilayah tenggara negara bagian tersebut.

Peternakan masih aman

Meski tren grafiknya sedang bertambah, Scriven membawa kabar yang sedikit menenangkan kalau hingga saat ini strain H5N1 belum terdeteksi pada sektor unggas komersial di wilayah Australia mana pun.

Akses wisata ditutup

Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, ia mengumumkan kalau aktivitas wisata pantai di Seal Bay, Pulau Kangaroo, bakal ditangguhkan untuk sementara waktu demi melindungi populasi anjing laut di sana dari potensi penularan. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Australia Selatan lagi not okay karena strain flu burung H5N1 makin meluas sampai ada 11 kasus baru di burung camar. Meskipun sektor peternakan unggas komersial sejauh ini masih aman dari paparan, penularan lokal antar satwa liar tetep bikin pihak berwenang alert parah sampaiSpot wisata pantai di Pulau Kangaroo terpaksa distop dulu demi ngelindungin anjing laut dari ancaman virus ini.

Australia News australia Flu Burung Pulau Kangaroo

Infografis

Terkini