BGN Komitmen Siapkan Skema Penyelesaian Masalah Tata Kelola MBG, Pastikan Mitra Tak Dirugikan
astakom.com, Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) berkomitmen nyari win-win solution buat para mitra biar nggak rugi akibat persoalan tata kelola beberapa bulan terakhir. Kepala BGN, Sudaryono, menegaskan pemerintah paham beban berat para mitra dan siap mengupayakan solusi paling fair.
“Kami pastikan akan mencari skema yang adil,” kata Sudaryono dalam keterangan yang diterima astakom.com, dikutip Selasa (28/07/2026).
Pemerintah juga mau memastikan para mitra yang udah all in berinvestasi dan berkontribusi di program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dapat keadilan yang setimpal.
“Orang-orang ini (mitra) mendapatkan keadilan, setidaknya tidak dirugikan,” lanjut Sudaryono.
Komitmen BGN cari solusinya
Sudaryono minta para mitra buat memberi waktu ke BGN dalam merumuskan solusi yang tepat. Ia menegaskan BGN bakal commit menyelesaikan masalah ini secara baik-baik.
“Saya minta untuk paling tidak, saya mohon waktu. Ini juga didengar secara umum, meminta waktu pada seluruh mitra yang selama ini mencari keadilan selama berbulan-bulan ini untuk sedikit bersabar dan saya berkomitmen untuk bagaimana mencari solusi yang baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sudaryono memastikan BGN nggak mau para mitra menanggung kerugian atas investasi yang udah dikeluarin buat mendukung operasional.
“Kita memastikan bahwa yang bersangkutan tidak kemudian dirugikan karena sudah melakukan investasi yang bersumber dari uang mereka sendiri,” terangnya.
Pelayanan MBG tetap on track
Selain itu, BGN menjamin pelayanan ke masyarakat tetap on track meski ada beberapa dapur yang di-hold sementara. Menurut Sudaryono, kapasitas layanan langsung di-shift ke dapur sekitar biar distribusi tetap berjalan smooth.
“Kami upayakan tidak terjadi. Karena begitu di-suspend, maka secara otomatis kita akan membagi porsi layanan yang tadinya disediakan oleh dapur yang di-suspend itu kepada dapur-dapur lain di sekitar sini,” tutur Sudaryono.
Sebelumnya diberitakan astakom.com, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengambil tindakan tegas dengan menghentikan operasional 833 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) secara permanen per Senin (27/07/2026).
"Kami telah menemukan adanya 833 dapur yang kami suspend per hari ini," kata Sudaryono, di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/07/2/26). (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Komitmen BGN mencari solusi bagi mitra menunjukkan bahwa pembenahan program MBG tidak hanya fokus pada pengawasan, tetapi juga menjaga kepastian bagi pihak yang sudah berinvestasi. Di saat yang sama, pemerintah berupaya memastikan distribusi makanan tetap berjalan lewat pengalihan layanan ke dapur lain, sehingga perbaikan tata kelola tidak mengorbankan penerima manfaat maupun mitra yang beritikad baik.









