Indonesia-Selandia Baru Perkuat Kemitraan Bilateral Garap Isu Strategis
astakom.com, Jakarta – Hubungan bilateral antara Indonesia dan Selandia Baru tampaknya makin solid dan proper. Kedua negara berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama di berbagai lini strategis. Kesepakatan ini ditegaskan dalam pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menlu Selandia Baru, Winston Peters, di sela-sela Pertemuan ke-59 Menteri Luar Negeri ASEAN (ASEAN Foreign Ministers' Meeting/Post Ministerial Conferences – AMM/PMC) di Manila, Filipina.
"Selandia Baru adalah mitra dekat Indonesia di kawasan Pasifik. Saya menyambut baik komitmen kedua negara untuk membawa kemitraan ini ke tingkat yang lebih tinggi, mulai dari kerja sama pertahanan hingga dukungan bagi program prioritas nasional Indonesia," tutur Menlu Sugiono dikutip oleh astakom.com pada Senin (27/07/2026).
Pilar utama
Fokus penguatan kemitraan kali ini menyasar tiga agenda utama, yakni sektor pertahanan, penyelenggaraan Joint Ministerial Commission (JMC), serta program pemenuhan gizi bagi anak-anak usia sekolah.
Dukung Makan Bergizi Gratis
Isu kecukupan gizi generasi muda menjadi perhatian serius kedua Menlu. Menlu Winston Peters secara terbuka menyampaikan dukungan penuh dan kesiapan Selandia Baru untuk membantu Pemerintah Indonesia dalam pemenuhan gizi anak, termasuk menyokong keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kerja sama militer
Pada sektor pertahanan, kedua Menlu sepakat untuk memperkuat chemistry keamanan kedua negara. Langkah nyata yang bakal digulirkan antara lain pembentukan forum pembicaraan angkatan laut (Navy-to-Navy Talks) serta penjajakan kerja sama pertahanan secara formal melalui Defence Cooperation Arrangement.
JMC akhir Agustus
Tak berhenti di situ, diplomasi kedua negara juga makin intensif dengan disepakatinya jadwal penyelenggaraan JMC RI-Selandia Baru ke-13 pada akhir Agustus 2026 di Selandia Baru. JMC RI-Selandia Baru sendiri merupakan forum tingkat Menteri Luar Negeri yang menjadi wadah krusial untuk mengevaluasi kemajuan kerja sama bilateral sekaligus menggerakkan kolaborasi yang lebih impactful di tingkat kawasan dan global.
Pertemuan di Manila ini kembali mempertegas komitmen Indonesia dan Selandia Baru untuk terus memperkuat kemitraan yang saling menguntungkan bagi kedua negara. (nAD/aNs)
Gen Z Takeaway
Hubungan diplomatik bukan cuma soal formalitas negara, tapi juga berdampak langsung ke isu harian yang dekat sama kita. Lewat kolaborasi bareng Selandia Baru ini, Indonesia dapat dukungan buat program gizi anak sekolah sekaligus penguatan keamanan wilayah laut. Artinya, kerja sama ini gak cuma memperluas jaringan internasional Indonesia di kawasan Pasifik, tapi juga investasi langsung buat kualitas sumber daya manusia dan stabilitas keamanan masa depan generasi muda.









