Partai Gerindra Gelar Layanan Kesehatan Gratis Sekaligus Serap Aspirasi Masyarakat

Pewarta: Alfian Tegar
Editor: Anri Syaiful
Senin, 20 Juli 2026 | 10:29 WIB
Partai Gerindra Gelar Layanan Kesehatan Gratis Sekaligus Serap Aspirasi Masyarakat
Kegiatan pengobatan gratis Layanan Kemanusiaan DPP Partai Gerindra [Dok. Partai Gerindra]

astakom.com, Jakarta — Ketua Layanan Kemanusiaan DPP Partai Gerindra, Misrayanti, menegaskan komitmen penuh partainya untuk terus hadir memberikan pelayanan kesehatan berkala sekaligus membuka ruang dialog yang interaktif bagi masyarakat.

Komitmen itu disampaikan Misrayanti dalam kegiatan pengobatan gratis Layanan Kemanusiaan DPP Partai Gerindra setiap dua kali dalam sebulan yang diikuti warga Ragunan dan sekitarnya, kemarin.

Dalam kegiatan rutin dua kali sebulan ini, warga tidak hanya mendapat pemeriksaan medis tanpa biaya, melainkan juga dibekali berbagai edukasi dan informasi penting seputar program sosial serta kesehatan yang sedang berjalan.

“Kita sebulan dua kali. Semoga bermanfaat,” kata Misrayanti di hadapan warga, berdasarkan keterangan yang diterima astakom.com, dikonfirmasi Senin (20/7/2026).

Misrayanti menjabarkan bahwa alur pelayanan kesehatan ini dirancang sangat teratur dan antiribet, mulai dari pembagian nomor antrean yang rapi, proses pendaftaran, hingga pemeriksaan mendalam tatap muka bersama tim dokter.

Langkah preventif cek kesehatan

Ia pun secara aktif mengajak warga untuk membagikan informasi positif ini kepada keluarga maupun tetangga terdekat agar manfaatnya makin meluas.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu menunggu sakit terlebih dahulu untuk datang, karena rutin melakukan skrining kesehatan sejak dini merupakan langkah preventif yang sangat krusial.

“Jadi sudah kasih tahu tetangga-tetangga, ke sini tidak harus sakit,” jelas Misrayanti.

Pembagian obat cacing dan susu gratis

Nggak cuma fokus pada pengobatan umum, Layanan Kemanusiaan DPP Partai Gerindra juga secara berkala membagikan obat cacing setiap enam bulan sekali demi menjaga imunitas dan tumbuh kembang anak secara optimal.

“Kita di sini ada program masyarakat bebas cacingan. Setiap enam bulan sekali,” ucap Misrayanti.

Program ini disandingkan dengan gerakan legendaris "Revolusi Putih" lewat aksi bagi-bagi susu gratis yang sudah lama menjadi bagian dari identitas sosial Gerindra dalam mendongkrak gizi masyarakat.

“Kemudian kita juga ada program Revolusi Putih, bagi-bagi susu gratis. Itu sudah sejak lama,” ungkapnya.

Urgensi program MBG bagi masyarakat

Tak lupa, Misrayanti turut menyinggung urgensi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) besutan Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya sangat solutif karena turut menyasar kelompok rentan, meskipun ia mengakui aspek standarisasi kelayakan dapur penyedia masih memerlukan banyak improvement serta evaluasi ketat demi menjaga kualitas.

“Penerima manfaatnya bukan cuma sekolah, lansia juga menerima. Balita juga menerima. Ibu hamil juga menerima,” ungkapnya.

Selain menyampaikan program, ia juga mempersilakan warga untuk speak up menyampaikan keluhan dan aspirasi secara langsung tanpa sekat.

“Silakan, Bapak. Kami dengarkan. Jadi, Gerindra akan selalu mendengarkan aspirasi dari warga,” jelas Misrayanti.

Apresiasi dan ucapan terima kasih warga

Aksi nyata ini langsung memicu respons positif serta apresiasi tinggi dari Ketua RW Ragunan, Suhardi, yang menganggap agenda humanis ini sukses mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun kedekatan emosional antarwarga.

“Di sore yang cerah ini kita masih bisa bercengkerama dan bersilaturahmi satu dengan yang lain dari RT 4, 5, 6, dan 7 yang sore hari ini diundang untuk pengecekan kesehatan gratis,” ungkap Suhardi.

Mewakili warganya, Suhardi menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Partai Gerindra serta Presiden Prabowo Subianto atas kepedulian nyata yang diberikan terhadap kesehatan masyarakat sebagai fondasi utama lahirnya bangsa yang tangguh.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Partai Gerindra, khususnya Bapak Haji Prabowo Subianto, yang berbakti kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan. Karena apa? Masyarakatnya sehat, warganya sehat, negaranya pun akan sehat,” terangnya.

Kehadiran tim kemanusiaan ini dinilai sukses mematahkan stigma negatif parpol, sekaligus menjadi bukti konkret bahwa pengabdian politik yang tulus beneran menyentuh kebutuhan dasar masyarakat paling hakiki.

“Bukan hanya politiknya, kesehatannya juga diperhatikan. Biar bapak-bapak, ibu-ibu, dan anak-anak sehat. Kita tetap semangat dan mendukung apa yang Partai Gerindra agendakan atau programkan,” ujar Suhardi.

Dampak MBG bagi perekonomian lokal

Suhardi menyambut hangat berdirinya dapur MBG baru yang telah selesai dibangun di wilayahnya dengan harapan mampu memicu multiplier effect bagi perekonomian lokal, terutama membuka lowongan kerja baru bagi anak muda setempat yang masih menganggur.

“Mudah-mudahan untuk para warga yang masih menganggur, terutama anak-anak remaja ataupun yang punya keterampilan, kita berikan peluang untuk mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.

Ia mengusulkan adanya kolaborasi aktif dengan melibatkan kader dasawisma hingga juru pemantau jentik (jumantik) agar tata kelola program gizi ini berjalan makin akuntabel dan presisi sesuai sasaran wilayah yang mencakup ibu hamil, menyusui, serta balita.

Ke depan, warga pun berharap agar jangkauan manfaat dari seluruh integrasi program kesehatan, pembagian nutrisi, dan penyerapan aspirasi langsung dari Gerindra ini dapat diperluas secara bertahap hingga menyentuh kelompok lanjut usia (lansia). (Usm/aLf/aNs)

Gen Z Takeaway

Layanan kesehatan gratis rutin dari DPP Partai Gerindra menegaskan bahwa menjaga kesehatan masyarakat bukan hanya soal berobat, tetapi juga edukasi, pencegahan, dan pemenuhan gizi. Kehadiran program MBG pun diharapkan tak hanya membantu kelompok rentan, tetapi juga membuka peluang kerja dan menggerakkan ekonomi warga.

Partai Gerindra DPP Partai Gerindra Misrayanti Layanan Kemanusiaan MBG Makan Bergizi Gratis Makan Bergizi Gratis (MBG)

Infografis

Terkini