ASEAN Update: Bahas Myanmar, Menlu RI Spill Langkah Strategis ASEAN di Bangkok

Pewarta: Nur Nadiah Islamiyah
Editor: Anri Syaiful
Senin, 13 Juli 2026 | 15:29 WIB
ASEAN Update: Bahas Myanmar, Menlu RI Spill Langkah Strategis ASEAN di Bangkok
ASEAN Update: Bahas Myanmar, Menlu RI Spill Langkah Strategis ASEAN di Bangkok [Kemlu RI]

astakom.com, Jakarta – Menteri Luar Negeri RI baru aja menghadiri Pertemuan Informal Para Menteri Luar Negeri ASEAN dengan Myanmar yang digelar di Bangkok, Thailand, pada 12 Juli 2026.

Pertemuan yang highly anticipated ini diinisiasi oleh Filipina selaku Ketua ASEAN 2026, kolaborasi bareng Thailand sebagai tuan rumah. Ini merupakan follow-up dari pembahasan di KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Pertemuan Menlu ASEAN via daring pada 21 Mei 2026, serta kelanjutan dari kunjungan Menlu RI ke Nay Pyi Taw pada 8 Juni lalu.

Desak dialog inklusif

Pada forum tersebut, Sugiono mendorong pengokohan dialog nasional yang inklusif guna menjadi jawaban atas penyelesaian krisis di Myanmar.

Pertemuan ini bertujuan buat nyari update paling terkini di Myanmar, sekaligus nge-spill langkah ASEAN selanjutnya biar implementasi Five-Point Consensus (5PC). Pasalnya, 5PC ini adalah framework utama ASEAN demi mendukung penyelesaian damai di Myanmar.

Evaluasi 5PC objektif

Menlu mendorong peninjauan perkembangan implementasi 5PC secara objektif dan berimbang. Meskipun udah ada beberapa perkembangan pascapemilihan umum, tapi jujurly implementasi 5PC ini masih menghadapi banyak tantangan berat. Salah satunya dalam mewujudkan dialog inklusif yang krusial banget buat rekonsiliasi nasional.

"Dialog nasional yang inklusif dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan adalah kunci menuju perdamaian dan rekonsiliasi nasional yang berkelanjutan," ucap Menlu dikutip oleh astakom pada Senin (13/07/2026).

Stop kekerasan sekarang

Menlu juga menegaskan kalau 5PC tetap jadi acuan utama ASEAN. Poin pentingnya ada pada penghentian kekerasan, dialog yang inklusif, serta penyaluran bantuan kemanusiaan yang aman tanpa diskriminasi. Menlu juga ngajak buat memperkuat mekanisme kolektif ASEAN, termasuk bahas perpanjangan mandat Utusan Khusus biar upaya damai ini gak loss tengah jalan.

Solusi Mandiri Myanmar

Indonesia dipastikan bakal terus mendukung proses perdamaian yang bersifat Myanmar-owned dan Myanmar-led, termasuk lewat berbagai inisiatif engagement ke semua pemangku kepentingan di Myanmar.

"Solusi yang berkelanjutan harus bersifat Myanmar-owned dan Myanmar-led. Indonesia siap membantu membangun jembatan untuk mewujudkan hal tersebut," tutup Menlu Sugiono. (nAD/aNs)

Gen Z Takeaway

Conflict di Myanmar ini emang gak bisa selesai kalau cuma modal silent treatment. Menlu RI Sugiono langsung turun tangan ke Bangkok buat nge-spill kalau key to peace-nya adalah dialog yang inklusif dan gak pilih-pilih. Indonesia bener-bener menunjukkan vibes supportive system yang sesungguhnya dengan siap jadi jembatan biar masalah internal mereka bisa selesai secara mandiri tanpa intervensi yang bikin makin runyam.

Myanmar Asean update ASEAN Sugiono Update 2026 Filipina

Infografis

Terkini