Persiapan Asian Games, Atlet Panjat Tebing Digembleng di Seri Dunia

Editor: A. Cuwantoro
Kamis, 9 Juli 2026 | 00:08 WIB
Persiapan Asian Games, Atlet Panjat Tebing Digembleng di Seri Dunia
Desak Made Rita Kusuma Dewi saja memborong empat medali pada ajang World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia. [Kemenpora]

astakom.com, Jakarta — Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) menegaskan bahwa keikutsertaan para atlet nasional dalam rentetan seri kejuaraan dunia (World Climbing Series) merupakan bagian krusial dari program jangka panjang. Seluruh kompetisi internasional ini didesain sebagai bekal utama demi mematangkan mental dan performa skuad Merah Putih menyongsong Asian Games 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kesuksesan besar timnas panjat tebing Indonesia yang baru saja memborong empat medali—termasuk satu medali emas lewat aksi memukau Desak Made Rita Kusuma Dewi—pada ajang World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia.

Sekretaris PP FPTI, Wahyu Pristiawan Buntoro, menjelaskan bahwa raihan positif di markas lawan tersebut menjadi modal non-teknis yang sangat berharga bagi perkembangan performa para pemanjat tebing tanah air.

“Alhamdulillah seperti kita ketahui beberapa medali kita dapatkan. Tentunya ini menjadi poin penting terutama bagi tim para atlet menambah kepercayaan diri,” ujar Wahyu Pristiawan Buntoro, dikutip dari laman Kemenpora, Rabu (08/07/2026).

Estafet perjuangan menuju Chamonix Prancis

Tanpa waktu istirahat yang lama, setelah merampungkan kompetisi di Krakow, rombongan atlet Indonesia langsung bertolak menuju Prancis. Mereka dijadwalkan kembali berburu podium pada seri kejuaraan dunia berikutnya, yaitu World Climbing Series Chamonix 2026, yang akan bergulir pada 10-12 Juli mendatang.

Wahyu berharap atmosfer positif dan tren juara dari Polandia bisa bertransmisi menjadi motivasi tambahan saat berlaga di Chamonix nanti.

“Semoga di seri berikutnya yang tentunya itu di Chamonix, menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan dua tryout kita, yang tentunya bersama-sama kita bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal,” tuturnya penuh harap.

Kebangkitan nomor lead dan target puncak di Asian Games

Untuk seri Chamonix kali ini, PP FPTI menurunkan kekuatan penuh berkekuatan sepuluh atlet terbaik. Skuad ini dibagi ke dalam dua sektor, yakni tujuh atlet untuk nomor spesialisasi speed dan tiga atlet untuk nomor lead.

FPTI menaruh harapan besar pada nomor lead untuk kembali mendulang prestasi, menyusul kejutan manis yang diukir oleh Putra Tri Ramadani alias Srondeng. Atlet berbakat tersebut sukses mengamankan medali emas pada World Climbing Series Praha 2026 di Ceko pada Juni lalu.

“Semoga di Chamonix juga ada nomor lead (yang meraih medali), yang tentunya saat ini kita bisa sedikit bergembira karena di lead sudah muncul Srondeng. Semoga di Chamonix nanti speed kita bisa maksimal dan di lead kita juga bisa maksimal,” terang Wahyu.

Menutup keterangannya, Wahyu kembali menggarisbawahi dukungan penuh dari pemerintah dalam memfasilitasi keikutsertaan timnas di panggung dunia. Ia berharap tren performa para atlet terus meningkat hingga mencapai grafik tertinggi saat hari H kompetisi regional Asia dimulai.

“Ini tentunya akan menjadi momentum puncak di Asian Games nanti. Target kita saat ini adalah bisa meraih hasil maksimal di Asian Games. Jadi semua ini adalah bagian tak terpisahkan dari persiapan kita menuju ke sana,” pungkasnya. (ACwan/aNs)

Gen Z Takeaway

Misi sapu bersih medali di Asian Games 2026 dimulai dari sekarang! Abis sukses borong 4 medali (termasuk 1 emas dari Desak Made) di Polandia, timnas panjat tebing Indonesia gak pake santai dan langsung terbang ke Prancis buat ikutan World Climbing Series Chamonix 2026 tanggal 10-12 Juli nanti. PP FPTI sengaja kirim 10 atlet terbaik (7 nomor speed, 3 nomor lead) biar mental mereka makin terasah di level dunia. Apalagi sekarang nomor lead lagi dapet angin segar pasca Srondeng dapet emas di Ceko kemarin. Kata Sekjen FPTI, semua laga dunia ini adalah bagian dari tryout biar pas Asian Games nanti performa timnas langsung berada di mode puncak!

kemenpora Desak Made Rita Kusuma Dewi Panjat Tebing

Infografis

Terkini