Penumpang Transjabodetabek ke Soetta Melampaui Target, Evaluasi Tarif Disebut Bukan untuk Semua Rute

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 14 Juni 2026 | 14:05 WIB
Penumpang Transjabodetabek ke Soetta Melampaui Target, Evaluasi Tarif Disebut Bukan untuk Semua Rute
Penumpang Transjabodetabek ke Soetta Melampaui Target, Evaluasi Tarif Disebut Bukan untuk Semua Rute. [Dok. TransJakarta]

astakom.com, Jakarta - Tiga bulan setelah mulai beroperasi, rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, disebut mencatat jumlah penumpang harian yang melampaui target awal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Di tengah hasil evaluasi tersebut, Pemprov DKI Jakarta masih mengkaji kemungkinan penyesuaian tarif pada sejumlah layanan Transjabodetabek, sementara tarif menuju bandara hingga kini tetap Rp3.500.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta mendapat sambutan positif dari masyarakat berdasarkan hasil evaluasi selama tiga bulan pertama operasional layanan tersebut.

“Evaluasinya sebenarnya sederhana aja, peminatnya tinggi banget,” kata Pramono, Jumat silam  (12/6/2026) petang, dikutip astakom.com.

Menurut Pramono, saat layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta diluncurkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan jumlah pengguna mencapai sekitar 2.000 penumpang per hari. Namun, jumlah pengguna harian pada rute tersebut disebut telah melampaui target.

“Dulu kan target kita 2.000 per hari, ternyata lebih dari itu,” ujarnya.

Evaluasi 3 bulan tunjukkan minat pengguna tinggi

Pramono menyebut tingginya jumlah pengguna menjadi salah satu hasil evaluasi terhadap operasional rute Transjabodetabek menuju Bandara Soekarno-Hatta. Menurut dia, tingginya aktivitas masyarakat menuju bandara menjadi salah satu faktor yang mendorong penggunaan layanan tersebut.

Selain itu, Pramono menilai waktu tempuh menjadi salah satu alasan layanan ini diminati masyarakat. Ia mengatakan bus Transjabodetabek menuju Bandara Soekarno-Hatta memiliki keuntungan karena dapat memanfaatkan akses perjalanan tersendiri.

“Karena memang aktivitas orang ke bandara kan tinggi. Dan sekarang ini yang menggunakan bus itu dibandingkan dengan transportasi lain, mereka rata-rata lebih cepat karena punya akses tersendiri dan itu keuntungannya,” kata Pramono.

Hingga saat ini, tarif layanan Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta masih menggunakan tarif Rp3.500 sambil menunggu keputusan final terkait evaluasi tarif.

Evaluasi tarif disebut tidak untuk seluruh rute

Di tengah evaluasi layanan menuju bandara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih membahas kemungkinan penyesuaian tarif pada sejumlah layanan Transjabodetabek. Namun, Pramono menegaskan rencana tersebut tidak akan diterapkan pada seluruh rute.

“Sementara masih tarif yang sama, dalam waktu segera akan segera diputuskan. Tetapi saya juga ingin meluruskan sekali lagi, bahwa yang Transjabodetabek tidak semuanya kemudian nantinya tarifnya itu naik,” ujarnya.

Sebelumnya, Pramono juga menyebut skema tarif Transjabodetabek ke depan akan mempertimbangkan jarak tempuh serta karakteristik layanan. Trayek dengan perjalanan lebih panjang, termasuk menuju Bandara Soekarno-Hatta, disebut menjadi salah satu bagian dari pembahasan tarif.

“Enggak mungkin Blok M–Soekarno-Hatta itu Rp3.500 karena naik Damri, naik yang lain, itu sudah rata-rata di atas Rp100.000,” kata dia.

Rute SH2 jadi latar pembahasan tarif

Rute SH2 Blok M–Bandara Soekarno-Hatta mulai beroperasi sejak 12 Maret 2026 sebagai salah satu layanan Transjabodetabek lintas wilayah yang menghubungkan Jakarta Selatan dengan kawasan bandara.

Saat peluncuran, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sempat menyampaikan pembahasan tarif pada kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000 untuk trayek tersebut. Namun, keputusan resmi mengenai tarif baru hingga kini belum diumumkan dan disebut masih menunggu hasil evaluasi operasional.

Hingga saat ini, Pemprov DKI Jakarta menyatakan pembahasan tarif masih berlangsung, sementara layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta tetap menggunakan tarif Rp3.500. (deA/aNs)

Gen Z takeaway

Untuk saat ini, tarif Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta masih Rp3.500. Yang terbaru, jumlah pengguna harian pada rute ini disebut melampaui target awal, sementara evaluasi tarif masih dibahas dan disebut tidak berlaku untuk seluruh rute Transjabodetabek.

Transjakarta Diskon Transportasi Transum Angkutan Umum Blok M-Bandara Soetta

Infografis

Terkini

BBQ Ride 2026 di Bandung

Festival kustom kulture tahunan BBQ Ride 2026 edisi ke-13, di Prabuwangi Park, Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Minggu (14/6/2026).

Footage 17:00 WIB