KPK Tetapkan Wamen Imipas beserta 7 Orang Lainnya Tersangka Pemerasan Dokumen Imigrasi
astakom.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru aja bikin gebrakan yang langsung trending. Kali ini, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengurus dokumen imigrasi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi kalau status hukum ini naik ke tahap penyidikan setelah tim penyidik mengantongi dua alat bukti yang sah.
Nggak tanggung-tanggung, kasus yang berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa malam silam (02/06/2026) ini total menjerat 8 orang tersangka, termasuk Wamen Silmy.
"Adapun kepada delapan orang tersangka tersebut, salah satunya yaitu saudara SK yang merupakan Dirjen Imigrasi periode tahun 2023-2024," ungkap Budi kepada awak media, Kamis (04/06/2026).
Sebelumnya KPK amankan 18 orang
KPK sendiri sempat mengamankan 18 orang di lokasi, namun 10 orang lainnya fix dipulangkan karena statusnya cuma sebagai saksi.
Biar nggak bisa escape atau menghilangkan bukti, Silmy dan tersangka lainnya langsung dikenakan masa penahanan untuk 20 hari pertama.
“Adapun delapan orang tersangka kemudian hari ini langsung dilakukan penahanan untuk 20 hari pertama,” tutur Budi.
Pasal yang menjerat tersangka
Usut punya usut, dugaan alur perintah dan penerimaan uang haram ini terjadi waktu Silmy masih menjabat sebagai Dirjen Imigrasi, bukan pas udah jadi Wamen.
Atas tindakan tersebut, KPK langsung menyangkakan pasal berlapis, yaitu Pasal 12e tentang tindak pidana korupsi pemerasan, plus Pasal 12B tentang penerimaan gratifikasi.
Artinya para pihak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan memenuhi unsur pasal-pasal tersebut ya, baik Pasal 12e maupun 12B. Artinya semua unsurnya sudah terpenuhi," kata Budi.
Barang bukti yang diamankan
Bicara soal barang bukti, koleksi yang disita KPK bener-bener no counter. Mulai dari aset kendaraan berupa 7 mobil, 15 motor, hingga 11 sepeda amblas diangkut petugas.
Nggak cuma itu, tim antirasuah juga mengamankan flexing berkedok investasi berupa logam mulia emas seberat ratusan gram, serta gepokan mata uang asing dalam bentuk Dolar Amerika dan Dolar Singapura.
Sebagai langkah security lanjutan, KPK langsung memasang KPK-line alias menyegel beberapa lokasi strategis untuk kebutuhan penggeledahan dalam waktu dekat.
Buat yang penasaran sama skema lengkapnya, Budi menyebutkan kalau detail konstruksi perkara, alur pemerasan, hingga modus operandi para tersangka bakal di-spill secara transparan dalam konferensi pers yang dijadwalkan rilis hari ini, Kamis (04/06/2026).
"Untuk detailnya nanti dalam konferensi pers kami akan sampaikan bagaimana konstruksi perkara ini, bagaimana alur perintah, alur aliran uang kepada para tersangka nanti kami akan menjelaskan," tandas Budi. (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Penetapan Silmy Karim sebagai tersangka oleh KPK menegaskan bahwa integritas dan akuntabilitas adalah hal wajib dalam jabatan publik. Kasus ini juga menunjukkan pentingnya penegakan hukum yang transparan untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.









