Pekan Ini, Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Baru
astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menerima surat kepercayaan dari beberapa duta besar negara sahabat pada pekan ini. Agenda resmi tersebut dikonfirmasi oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono.
"Sudah dijadwalkan minggu ini. Direncanakan minggu ini,” tutur Menlu Sugiono di Kantor Kementerian Luar Negeri, berdasarkan rilis yang diterima wartawan astakom pada Kamis, (4/6/2026).
Agenda reesmi pekan Ini
Proses penyerahan surat kepercayaan tersebut akan berlangsung secara bertahap. Menurut Menlu Sugiono, jadwal prosesi ini disesuaikan dengan waktu ketibaan para duta besar di Indonesia.
"Saat itu (November 2025) semua yang pending sudah diserahkan credential-nya. Terus setelah itu, ya dari November sampai sekarang. Datangnya bertahap, prosesnya juga bertahap,” ucap Menlu Sugiono.
Penyerahan bertahap sesuai jadwal
Menlu Sugiono menegaskan kalau situasi tersebut sama sekali tidak memengaruhi hubungan diplomatik maupun kerja sama dengan negara-negara terkait. Ia memastikan seluruh saluran komunikasi dan kemitraan tetap berjalan secara optimal.
Terkait urusan keprotokoleran, Sugiono menyebut hal itu akan segera dituntaskan. Sementara itu, ia menjamin hubungan diplomatik maupun agenda kerja sama antar-negara tidak akan terhambat dan tetap bergulir sebagaimana mestinya.
Hubungan diplomatik tetap solid
Menlu Sugiono sendiri tercatat rutin mengadakan pertemuan dengan para duta besar negara sahabat. Langkah ini dilakukan sebagai upaya berkelanjutan dalam merawat hubungan diplomatik.
Komunikasi nonformal tetap Intens
“Saya sudah ketemu dengan sebagian besar dari mereka, walaupun tidak dalam suasana yang formal. Tetapi menurut saya, dengan segala rasa hormat, kerja sama itu tetap berjalan dengan baik, hubungan dan komunikasi juga berjalan dengan baik,” ucap Menlu Sugiono.(nAD/aRsp)
Gen Z Takeaway
Walau prosesi penyerahan surat kepercayaan (credential) 17 dubes baru sempat dijadwalkan pekan ini secara bertahap, urusan keprotokoleran ini sama sekali gak menghambat kerja sama internasional Indonesia. Menlu Sugiono tetap rajin keep in touch secara nonformal dengan para dubes, jadi diplomasi dan komunikasi antarnegara dipastikan tetap berjalan lancar tanpa kendala.









