Puji Sikap Respect Megawati ke Presiden Prabowo, Gerindra 'Sentil' Dino Patti Djalal
astakom.com, Jakarta — Sikap Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang tetap respect dan memberikan penghormatan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto sukses memanen pujian dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman.
Apresiasi tersebut merujuk pada momen heartwarming saat Prabowo dan Megawati tertangkap kamera jalan bareng sambil gandengan tangan.
Pemandangan adem yang langsung memicu positive vibes ini terjadi saat kedua tokoh bangsa tersebut menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin silam (01/06/2026).
"Ini contoh kebalikannya dari yang ditunjukkan Pak Dino. Apa yang Ibu Mega lakukan. Bu Mega itu walaupun partainya di luar pemerintahan, tetap menunjukkan sikap yang elegan sebagai negarawan," ungkap Habiburrokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin (02/06/2026).
Sikap hormat Megawati ke Presiden Prabowo
Ketua Komisi III DPR RI itu menegaskan bahwa Megawati, sebagai mantan presiden yang pernah menjabat, sangat paham etika dengan menghormati Prabowo sebagai pemimpin yang memegang mandat sekarang.
"Kalau misalnya dari DPR ada kader-kader Bu Mega menyampaikan kritik, kan itu memang sudah seharusnya, tapi Bu Mega-nya sendiri itu sangat elegan menghormati ya posisi Pak Prabowo dan sebagai sesama tokoh bangsa ya, menunjukkan komitmen yang kuat untuk membatasi polarisasi," kata Habiburokhman.
Perbedaan sikap yang dinilai berbeda
Menurut Habiburokhman, kedewasaan sikap yang ditunjukkan Megawati ini jelas kontras alias beda level dengan statement yang dilemparkan mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, terhadap pemerintah saat ini.
Sebaliknya, sikap yang ditunjukkan Dino dinilai kurang pas bagi seorang mantan pejabat Kemlu ketika mengkritik agenda kunjungan luar negeri Presiden Prabowo.
Habiburokhman memberikan reminder bahwa di negara-negara maju, para mantan pejabat biasanya lebih memilih untuk lowkey dan membatasi diri. Mereka cenderung menahan diri untuk tidak asal spill kritik atau mendikte kinerja para suksesor yang sedang melanjutkan tongkat estafet pemerintahan.
"Bukan malah ngompor-ngomporin seperti Dino gitu kan ya, tapi membatasi polarisasi. Jangan sampai bangsa ini selalu terkotak-kotak gitu kan ya. Nah ini contoh yang elegan dari Bu Mega kita sangat hormat, ya kita sangat respek contoh yang dilakukan oleh Ibu Mega ini," ujarnya.
Momen hangat Presiden Prabowo dengan Megawati
Melansir astakom.com, sebelumnya diberitakan momen Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Senin silam (01/06/2026), mendadak jadi panggung wholesome yang memperlihatkan pure friendship antara Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri.
Usai upacara, kedua tokoh bangsa ini sukses mencuri perhatian publik saat meninggalkan lokasi sambil tersenyum lebar dan bergandengan tangan.
Hubungan personal keduanya terbukti berada di level bestie goals hingga mencairkan kekakuan protokoler negara.
Sejak awal, Presiden Prabowo sudah memperlihatkan matching energy saat memasuki area upacara berdampingan dengan Megawati selaku Ketua Dewan Pengarah BPIP, serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (aLf/aNs)
Gen Z Takeaway
Momen Megawati dan Prabowo menunjukkan bahwa perbedaan politik tidak harus berujung pada polarisasi. Sikap saling menghormati dan menjaga etika publik menjadi contoh bahwa demokrasi yang sehat dibangun lewat kedewasaan, dialog, dan komitmen menjaga persatuan bangsa.









