Disiapkan! Kemenbud Bakal Merekonstruksi Rumah Proklamasi

Pewarta: Dhea Vallerina Riyon
Editor: Anri Syaiful
Minggu, 26 Juli 2026 | 20:35 WIB
Disiapkan! Kemenbud Bakal Merekonstruksi Rumah Proklamasi
Disiapkan! Kemenbud Bakal Merekonstruksi Rumah Proklamasi [Kemenbud]

astakom.com, Jakarta – Pemerintah mulai mematangkan langkah untuk menghadirkan kembali salah satu saksi penting lahirnya Republik Indonesia. Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menyiapkan rekonstruksi Rumah Proklamasi di kawasan Taman Proklamasi, Menteng, Jakarta, agar jejak peristiwa 17 Agustus 1945 dapat dipelajari masyarakat melalui ruang sejarah yang lebih utuh.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Kebudayaan yang diterima astakom.com, Minggu (26/07/2026) Menteri Kebudayaan Fadli Zon meninjau langsung kawasan Taman Proklamasi sebagai bagian dari persiapan rekonstruksi Rumah Proklamasi yang telah dibongkar sejak era 1960-an.

Rencana tersebut tidak hanya berfokus membangun kembali representasi fisik Rumah Proklamasi, tetapi juga menghadirkan kawasan edukasi yang menghubungkan bangunan bersejarah itu dengan Monumen Proklamasi Soekarno-Hatta dan Monumen Petir dalam satu kesatuan narasi perjalanan kemerdekaan Indonesia.

Dirancang jadi museum 

Menurut Fadli Zon, rekonstruksi Rumah Proklamasi diproyeksikan menjadi ruang budaya sekaligus pusat pembelajaran sejarah yang mampu membawa masyarakat memahami kembali detik-detik lahirnya bangsa Indonesia.

Untuk memastikan hasil rekonstruksi memiliki pijakan sejarah yang kuat, Kementerian Kebudayaan melibatkan berbagai kalangan, mulai dari arsitek, sejarawan, arkeolog hingga tokoh yang memahami sejarah Rumah Proklamasi.

"Kami sudah meminta para arsitek, sejarawan, arkeolog, juga tokoh yang mempunyai pengetahuan tentang rumah proklamasi. Diskusi-diskusi telah dilakukan dan mudah-mudahan bisa segera kita realisasikan pembangunan (replika) Rumah Proklamasi," jelas Menbud.

Ia menambahkan, bangunan hasil rekonstruksi nantinya diarahkan menjadi Museum Proklamasi yang terintegrasi dengan Monumen Proklamasi Soekarno-Hatta dan Monumen Petir sehingga menghadirkan satu ekosistem budaya, sejarah, dan edukasi yang komprehensif.

Sajikan alur sejarah kemerdekaan

Konsep yang tengah disiapkan tidak hanya menghadirkan replika bangunan. Kawasan tersebut juga dirancang agar pengunjung dapat mengikuti perjalanan sejarah secara runtut, mulai dari kronologi menjelang Proklamasi, ruang pembacaan naskah Proklamasi, hingga monumen yang menjadi simbol lahirnya Indonesia.

Dalam tahap persiapan, Rumah Proklamasi juga akan diposisikan sebagai titik orientasi kawasan sehingga membentuk hubungan visual dan naratif dengan Monumen Proklamasi. Pemerintah selanjutnya akan berkoordinasi dengan Kementerian Sekretariat Negara dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama terkait status lahan sebagai bagian dari proses pembangunan.

Rumah Proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 merupakan lokasi Presiden Soekarno membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia didampingi Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945. Bangunan tersebut kemudian dibongkar pada awal dekade 1960-an saat penataan kawasan, sementara lokasi bekasnya kini menjadi Taman Proklamasi yang dilengkapi Monumen Proklamasi Soekarno-Hatta dan Monumen Petir sebagai penanda peristiwa bersejarah tersebut.

Jaga memori kolektif bangsa

Rekonstruksi Rumah Proklamasi menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pelestarian warisan budaya sekaligus menjaga memori kolektif bangsa. Kehadiran museum hidup ini diharapkan tidak hanya mempertahankan jejak sejarah secara fisik, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual bagi masyarakat, terutama generasi muda.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Kementerian Kebudayaan dalam memperluas fungsi situs-situs bersejarah sebagai ruang edukasi publik, sehingga nilai perjuangan, persatuan, dan semangat kebangsaan yang melandasi Proklamasi Kemerdekaan dapat terus dipahami dan diwariskan kepada generasi penerus. (deA/aNs)

Gen Z takeaway

Belajar sejarah kini bukan cuma lewat buku atau foto lama. Kalau rekonstruksi ini terwujud, Rumah Proklamasi bisa menjadi ruang yang membuat generasi muda lebih dekat dengan momen lahirnya Indonesia, sekaligus memahami bahwa semangat persatuan yang melahirkan bangsa ini tetap relevan di tengah tantangan zaman.

Rumah proklamasi Kemenbud Kementerian Kebudayaan Merekonstruksi

Infografis

Terkini