Plot Twist! Isu Beras RI Murah Terbantahkan, Harga Ekspor Justru Dibidik Lebih dari Rp16.000
astakom.com, Jakarta - Kemarin-kemarin sempet ramai di media sosial tentang harga beras yang dijual Indonesia ke Malaysia lebih murah daripada yang dijual di pasar domestik.
Plot twistnya, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal bilang kalau harga ekspor beras premium ke Malaysia punya potensi dijual di atas Rp16.000 per kg.
Dia bilang kalau ekspor beras bakal dilakuin sesuai sama arahan Presiden Prabowo tentang ekspor beras Indonesia harus ngasih keuntungan buat petani maupun negara.
"Ya, insyaAllah seperti itu," kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan dikutip oleh astakom.com pada Rabu (03/06/2026).
Masih diskusi dengan tim dan Kementan
Meski begitu, Rizal bilang kalau Bulog masih bakal melakukan pembahasan internal sama direktur pemasaran dan Kementerian Pertanian (Kementan) sebelum ngasih harga final ekspor beras premium.
"Nah kami akan diskusi dulu ya dengan direktur pemasaran. Termasuk juga dengan Menteri Pertanian dalam hal ini untuk minta petunjuk yang terbaik seperti apa," ungkapnya.
Selanjutnya, dia juga bilang kalau akan kirim timnya ke Sarawak Malaysia, dalam waktu dekat buat memfinalisasi rencana ekspor beras premium sebanyak 500.000 ton yang ditakar bernilai Rp8 triliun.
Pastikan volume ekspor dan harga
Rizal bilang, kunjungan itu dilakuin bareng tim dari Kementan buat pastiin volume ekspor sekaligus harga yang bakal disepakati oleh dua negara.
"Dalam waktu dekat kami akan ke Sarawak insya Allah dengan tim dari Kementerian Pertanian untuk sekaligus memastikan berapa jumlahnya dan berapa harga mix-nya berapa, harga kepastiannya berapa," katanya.
Dikutip dari redaksi astakom.com sebelumnya, sampai sekarang ekspor beras Indonesia ke Malaysia masih tahap negosiasi dan belum ada kesepakatan final.
Belum mencapai kesepakatan
Pemerintah lewat Perum Bulog justru sedang mempertahankan harga supaya beras premium Indonesia nggak dijual terlalu murah di pasar internasional.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal bilang kalau Malaysia memang tertarik membeli sekitar 200 ribu ton beras dari Indonesia.
Nilai transaksi potensialnya diperkirakan mencapai Rp2 triliun. Namun pembicaraan masih alot karena Malaysia disebut menawar harga di bawah Rp10 ribu per kilogram. (Shnty/aNs)
Gen Z Takeaway
Sempat viral soal beras RI disebut lebih murah di Malaysia, tapi faktanya harga ekspor masih belum final. Bulog lagi nego supaya beras premium Indonesia nggak dijual underpriced dan tetap cuan buat petani serta negara. Malaysia tertarik beli dalam jumlah besar, tapi deal harga masih ongoing.









