Baru Rilis! Aespa Langsung Sapu Chart Korea dan 19 Negara Lewat Full Album 'Lemonade'
astakom.com, Jakarta - Aespa resmi comeback lewat album studio penuh kedua bertajuk LEMONADE yang dirilis pada 29 Mei 2026 pukul 13.00 KST. Perilisan ini sebelumnya diumumkan melalui rangkaian teaser dan materi promosi resmi yang dibagikan oleh akun aespa serta SMTOWN sejak April 2026. Comeback kali ini langsung menarik perhatian karena menjadi full album pertama mereka sejak Armageddon pada 2024 sekaligus menandai arah baru dalam musik dan visual grup tersebut.
Melansir dari STARNEWS Korea pada Minggu, (31/05/2026), LEMONADE menjadi full album kedua Aespa dan disebut sebagai awal babak baru bagi Karina, Giselle, Winter, dan Ningning.
SM Entertainment menjelaskan bahwa lagu utamanya membawa pesan tentang mengubah tantangan menjadi peluang, terinspirasi dari ungkapan populer “If life gives you lemons, make lemonade.” Pendekatan ini membuat era terbaru aespa terasa berbeda dibanding konsep-konsep mereka sebelumnya yang lebih lekat dengan dunia virtual dan futuristik.
Tak butuh waktu lama setelah dirilis, album tersebut langsung menunjukkan performa kuat di pasar domestik maupun global. Sejumlah media Korea melaporkan LEMONADE segera menempati posisi atas berbagai chart album Korea, sementara pencapaian internasionalnya juga menjadi sorotan karena berhasil meraih posisi puncak iTunes di banyak negara hanya dalam waktu singkat setelah perilisan.
Full album kedua
Melansir dari informasi resmi album yang tersedia di Apple Music, LEMONADE hadir sebagai album studio penuh kedua aespa dengan total 11 lagu. Album ini dibuka oleh lagu pra-rilis “WDA (Whole Different Animal)” featuring G-Dragon dan dilanjutkan oleh title track “LEMONADE” yang menjadi fokus utama promosi comeback mereka.
Selain dua lagu tersebut, album ini juga berisi SHAKIN', Can't Help Myself, Camouflage, Bite, Switchblade, Roll, My Plan, hingga Till We Die. Kehadiran kolaborasi internasional dan variasi genre di dalam album membuat LEMONADE menjadi salah satu rilisan aespa dengan eksplorasi musik paling luas sejauh ini.
Baru keluar, langsung kuasai tangga lagu
Performa LEMONADE langsung terlihat pada hari pertama perilisannya. Melansir dari JTBC News yang dikutip KpopChart, album ini berhasil menempati posisi pertama Circle Retail Album Chart dan Hanteo Real-Time Chart, sementara seluruh lagu dalam album masuk ke berbagai chart musik utama Korea.
Tak hanya di pasar domestik, aespa juga menunjukkan kekuatan mereka secara global. Dalam laporan yang sama disebutkan bahwa LEMONADE berhasil meraih posisi pertama iTunes Top Albums di 19 negara dan wilayah, termasuk Jepang, Thailand, Indonesia, Brasil, dan Meksiko. Album ini juga masuk jajaran Top 10 iTunes di berbagai pasar besar seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, dan Australia.
Pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa antusiasme terhadap comeback aespa datang tidak hanya dari Korea Selatan, tetapi juga dari penggemar di berbagai belahan dunia sejak hari pertama album dirilis.
Menggunakan konsep retro
Jika sebelumnya aespa dikenal lewat identitas futuristik, AI, dan dunia KWANGYA, era LEMONADE justru menghadirkan pendekatan visual yang berbeda.
Melansir dari Vogue, video musik LEMONADE mengusung nuansa retro yang terinspirasi gaya mod era 1960-an dengan warna-warna cerah, tata rambut klasik, dan visual yang lebih playful dibanding era-era sebelumnya.
Dalam wawancara yang sama, Karina menjelaskan bahwa aespa ingin menunjukkan sisi yang lebih “sour” namun tetap mempertahankan karakter khas grup mereka. Transformasi visual ini menjadi salah satu perubahan paling mencolok dalam perjalanan karier aespa dan langsung mendapat perhatian dari media internasional maupun penggemar.
Perubahan konsep tersebut juga terlihat sejak teaser resmi, trailer Complæxity, hingga berbagai foto promosi yang dibagikan melalui akun resmi aespa dan SMTOWN menjelang perilisan album.
Jadi pembuka world tour baru
Era LEMONADE tidak hanya menghadirkan musik baru, tetapi juga menjadi awal aktivitas global aespa berikutnya. Melansir dari Vogue, grup ini akan melanjutkan perjalanan mereka melalui tur dunia terbaru bertajuk “2026–27 aespa LIVE TOUR – SYNK : COMPLÆXITY.”
Tur tersebut dijadwalkan dimulai di Seoul sebelum berlanjut ke sejumlah kota di Asia, Amerika Utara, Amerika Latin, Inggris, dan Eropa. Rangkaian konser ini menjadi salah satu proyek internasional terbesar aespa sejauh ini sekaligus melanjutkan ekspansi global mereka setelah berbagai pencapaian yang diraih dalam beberapa tahun terakhir.









