Kabar Duka! Kaylee Hottle Pemeran Jia dalam Godzilla vs. Kong Meninggal di Usia 18 Tahun
astakom.com, Jakarta - Dunia perfilman kembali diselimuti kabar duka. Aktris muda Kaylee Hottle, yang dikenal luas lewat perannya sebagai Jia dalam Godzilla vs. Kong (2021) dan Godzilla x Kong: The New Empire (2024), meninggal dunia pada usia 18 tahun setelah mengalami kecelakaan mobil di Maryland, Amerika Serikat.
Kepergian Kaylee menjadi kehilangan besar bagi keluarga, rekan sesama pemain, dan para penggemar MonsterVerse. Penampilannya sebagai Jia, gadis tuli yang memiliki ikatan emosional dengan Kong, berhasil mencuri perhatian publik sekaligus menghadirkan representasi yang lebih luas bagi komunitas tuli di industri perfilman.
Melansir dari media internasional pada Rabu, (22/07/2026) seperti Associated Press, The Guardian, dan Sky News, kabar duka tersebut pertama kali disampaikan oleh sang ayah, Joshua Hottle, melalui siaran langsung di Facebook menggunakan American Sign Language (ASL). Dalam video itu, Joshua mengungkapkan bahwa putrinya meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan mobil di Frederick County, Maryland.
Perjalanan berakhir tragis
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kecelakaan terjadi pada Selasa (21/07/2026) dini hari waktu setempat. Mobil yang ditumpangi Kaylee dilaporkan keluar dari badan jalan sebelum menghantam gorong-gorong (culvert). Aparat menduga kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, sementara penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.
Kaylee sempat diterbangkan menggunakan helikopter menuju pusat trauma untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Sementara itu, pengemudi kendaraan yang berusia 19 tahun dilaporkan mengalami luka ringan.
Dalam siaran langsung tersebut, Joshua Hottle juga mengaku harus segera menuju Maryland untuk mengidentifikasi jenazah putrinya. Ia meminta doa dan privasi bagi keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.
Jejak yang tak terlupakan
Lahir dari keluarga tuli, Kaylee menggunakan American Sign Language (ASL) sebagai bahasa utamanya. Debutnya di layar lebar dimulai melalui Godzilla vs. Kong sebelum kembali memerankan Jia dalam sekuelnya, Godzilla x Kong: The New Empire.
Karakter Jia mendapat banyak apresiasi karena menghadirkan representasi autentik penyandang tuli di film blockbuster Hollywood. Selama proses produksi, lawan mainnya Rebecca Hall diketahui mempelajari ASL agar dapat berkomunikasi lebih baik dengannya di lokasi syuting.
Selain tampil dalam waralaba MonsterVerse, Kaylee juga pernah membintangi serial Magnum P.I. dan terlibat dalam proyek film What Doesn't Kill Us, yang menjadi salah satu karya terakhirnya.
Duka mengalir dari berbagai pihak
Kabar kepergian Kaylee memicu gelombang belasungkawa dari berbagai kalangan. Rebecca Hall membagikan momen kebersamaan mereka di balik layar sambil mengenang Kaylee sebagai sosok yang hangat dan penuh semangat.
Ungkapan duka juga datang dari komunitas tuli, penggemar MonsterVerse, hingga Texas School for the Deaf yang merilis pernyataan resmi untuk mengenang alumninya. Sekolah tersebut turut menyediakan layanan konseling bagi siswa dan warga sekolah yang terdampak atas kabar duka tersebut.
Kepergian Kaylee bukan hanya meninggalkan kehilangan bagi industri perfilman, tetapi juga bagi komunitas yang melihatnya sebagai simbol representasi dan inspirasi. Meski usianya masih sangat muda, karya yang ia tinggalkan telah memberikan dampak bagi banyak orang di seluruh dunia. (deA/aNs)
Gen Z Takeaway
Buat Gen Z, Kaylee Hottle membuktikan bahwa talenta dan kerja keras mampu menembus berbagai batas. Lewat karakter Jia, ia tidak hanya menghibur jutaan penonton, tetapi juga membuka ruang representasi yang lebih luas bagi komunitas tuli di perfilman dunia. Meski telah berpulang, jejak dan inspirasinya akan terus hidup melalui karya-karya yang ditinggalkannya.









