Wamen LH Hibahkan IPAL di SPPG Halim Perdanakusuma 2, Pastikan Dapur MBG Ramah Lingkungan
astakom.com, Jakarta — Upaya penguatan infrastruktur sanitasi dalam program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat suntikan baru melalui kolaborasi sektor publik dan swasta.
Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH), Diaz Hendropriyono, meresmikan penyerahan bantuan hibah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Halim Perdanakusuma 2, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, kemarin (07/05/2026).
Langkah strategis ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian Lingkungan Hidup dengan PT Pakar IPAL Indonesia guna memastikan operasional dapur SPPG tidak mencemari lingkungan. Wamen LH Diaz berharap agar bantuan IPAL bisa bermanfaat dan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Semoga dengan diberikannya bantuan IPAL ini dapat membantu program Makan Bergizi Gratis khususnya SPPG Halim perdanakusuma 2, agar bisa dirawat dengan sebaik mungkin" ujar Diaz, dalam keterangan tertulis yang diterima astakom.com, Jumat (08/05/2026).
Tinjau sistem pengelolaan limbah
Didampingi Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air, Tulus Laksono, Wamen LH Diaz meninjau secara mendalam lini produksi dapur, mulai dari pemilihan bahan baku hingga standar higienitas yang diterapkan.
Fokus utama peninjauan adalah memastikan bahwa sistem pengelolaan limbah SPPG tersebut berjalan optimal untuk memastikan aspek kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi tonggak penguatan kolaborasi antara pemerintah dan pelaksana program MBG dalam menciptakan ekosistem dapur SPPG yang sehat dan ramah lingkungan.
Kepala SPPG sambut baik hibah IPAL
Dalam kesempatan yang sama, Kepala SPPG Halim Perdanakusuma 2, Andhika Suryananggala, menyambut baik hibah tersebut sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah terhadap kelancaran program inisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, keberadaan IPAL ini menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan operasional dapur.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Lingkungan Hidup, PT. Pakar IPAL Indonesia dan Lanud Halim Perdanakusuma yang sudah memfasilitasi pemberian bantuan IPAL kepada SPPG kami,” terang Andhika.
“Semoga dengan adanya bantuan IPAL ini, proses kegiatan dapur dapat berjalan lebih optimal karena limbah yang dihasilkan menjadi layak buang dan lebih ramah lingkungan,” sambungnya.
Harapan keberlanjutan program MBG
Andhika juga menyampaikan harapannya terhadap perkembangan program MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
“Kami berharap program MBG dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam mencegah stunting dan meningkatkan gizi anak-anak Indonesia,” ungkapnya.
“Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan berbagai sektor pendukung,” pungkas Andhika. (aLf/aNs)











