Peringatan Nuzulul Quran, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi-Jaga Perdamaian
astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menggelar Peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kenegaraan 1447 Hijriah/2026 M, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan beberapa pesan dalam sambutannya, mulai dari pencegahan korupsi hingga menjaga perdamaian.
Presiden Prabowo menekankan bahwa korupsi harus dihilangkan, sebagaimana dalam ajaran agama dan sejarah.
“Memang kita harus menghilangkan korupsi, penyelewengan, semua praktik-praktik yang tidak benar dan tidak baik yang dilarang oleh semua agama. Itu adalah ajaran agama, itu juga ajaran sejarah,” tegas Presiden Prabowo.
Tak ada negara berhasil jika masih banyak korupsi
Presiden Prabowo menambahkan, tak ada satu pun negara yang berhasil jika pemerintahannya tidak mampu menyelesaikan permasalahan korupsi.
"Tidak ada negara yang berhasil manakala pemerintahnya tidak mampu membersihkan diri dari korupsi," jelasnya.
Presiden Prabowo menegaskan, negara juga tak boleh kalah dari mereka yang ingin menguasai kekayaan Indonesia.
"Kita tidak boleh kalah dengan mereka yang ingin mengambil kekayaan rakyat, membawanya ke negara lain, dan membiarkan bangsa dan rakyat Indonesia dalam keadaan lemah," tegas Presiden Prabowo.
Komitmen jaga perdamaian dunia
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyebut Indonesia akan berusaha keras untuk menjaga perdamaian dunia.
"Bahwa kita akan berusaha sangat keras untuk menjaga perdamaian. Tentunya menjaga perdamaian itu tidak dengan cara hanya berdoa dan berharap, tapi juga dengan ikhtiar, dengan kerja keras," ujar Presiden Prabowo.
“Bangsa Indonesia di bawah kepemimpinan pemerintah saya dan semua pembantu-pembantu saya, kita bertekad untuk memelihara persahabatan dan hubungan baik dengan semua bangsa, dengan semua negara, dengan semua kekuatan,” tambah Presiden Prabowo.
Melansir astakom.com, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa momen Nuzulul Quran merupakan kesempatan bagi setiap orang untuk memahami serta meresapi arti dari ajaran yang terkandung dalam Al-Quran.











