Presiden Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi: Dorong Konversi Motor Konvensional jadi Listrik

Editor: Alfian Tegar
Kamis, 5 Maret 2026 | 18:45 WIB
Presiden Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi: Dorong Konversi Motor Konvensional jadi Listrik

astakom.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) transisi energi untuk mempercepat implementasi program, termasuk konversi motor konvensional menjadi listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menyebut satgas ini dibentuk untuk percepatan konversi dari kendaraan bermotor konvensional yang jumlahnya mencapai 120 juta motor menjadi motor listrik.

"Bapak Presiden membentuk tim Satgas untuk bisa melakukan percepatan ini. Dan tadi kami diberikan tugas oleh Bapak Presiden sebagai Ketua Satgas dalam menjalankan dan menerjemahkan secara cepat," ujar Bahlil usai menghadiri ratas bersama Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Implementasi selama 3-4 tahun

Bahlil mengatakan Presiden Prabowo menargetkan implementasi program tersebut dapat berjalan maksimal dalam waktu tiga hingga empat tahun, bahkan diharapkan bisa terealisasi lebih cepat.

"Bapak Presiden sangat berkeinginan untuk implementasinya dilakukan segera dan insya Allah kita akan melakukan dalam kurun waktu yang tidak lama. Bapak Presiden tadi menyampaikan bahwa maksimal 3 sampai 4 tahun, bahkan kalau bisa lebih cepat lagi," jelasnya.

Selain mempercepat konversi motor konvensional, satgas tersebut juga dibentuk untuk memastikan berbagai program transisi energi dapat segera diimplementasikan, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hingga 100 gigawatt.

Satgas untuk percepat transisi energi

Satgas ini juga bertugas menerjemahkan kebijakan pemerintah secara cepat agar program transisi energi, pengembangan energi terbarukan, dan elektrifikasi kendaraan dapat berjalan efektif.

Bahlil menambahkan, percepatan transisi energi tidak hanya bertujuan mempercepat penggunaan energi bersih, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi anggaran negara.

Ia menjelaskan, konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) ke pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) akan membantu menekan beban subsidi listrik pemerintah.

"Sudah barang tentu ini orientasinya adalah transisi energi bisa kita lakukan cepat, tapi juga kita bisa mengurangi subsidi. Karena dengan kita mengkonversi dari PLTD, diesel, ke PLTS itu akan mengakibatkan efisiensi terhadap subsidi listrik kita dan sekaligus kita mendorong percepatan untuk pemakaian motor dan mobil listrik," jelas Bahlil.

Gen Z Takeaway
Presiden Prabowo membentuk Satgas transisi energi untuk mempercepat konversi sekitar 120 juta motor konvensional menjadi motor listrik. Dipimpin Bahlil Lahadalia, program ini ditargetkan berjalan maksimal dalam 3–4 tahun sekaligus mendorong pengembangan energi terbarukan dan efisiensi subsidi listrik negara.

Bahlil Lahadalia Menteri ESDM Prabowo Subianto Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto Satgas Transisi Energi

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB