Proliga 2026 Tiba di Sentul, Perebutan Tiket Final Four Makin Panas
astakom.com, Jakarta – Sentul menjadi titik krusial dalam perjalanan kompetisi Proliga 2026. Memasuki seri lanjutan yang digelar di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, persaingan antartim kian memanas seiring ketatnya perburuan tiket menuju babak final four. Seri Sentul dijadwalkan berlangsung dalam dua fase, yakni pada 19–22 Februari dan 26 Februari–1 Maret 2026, yang sekaligus menjadi penutup putaran reguler kedua.
Atmosfer kompetisi dipastikan semakin sengit. Seluruh tim, baik sektor putra maupun putri, datang dengan ambisi tinggi untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen. Setiap laga diprediksi berlangsung ketat, mengingat jarak poin antar kontestan kian tipis. Situasi ini membuat setiap pertandingan di Sentul bernilai strategis dan berpotensi menentukan nasib tim menuju fase penentuan.
Di sektor putri, pertarungan papan atas berlangsung tanpa kompromi. Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Popsivo Polwan, Bandung BJB Tandamata, hingga Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia saling sikut demi menjaga peluang lolos. Sementara di sektor putra, dominasi Jakarta LavAni, Surabaya Samator, serta Jakarta Bhayangkara Presisi juga mendapat tekanan dari tim-tim yang tampil konsisten sepanjang musim.
Padepokan Voli Jenderal Kunarto di Sentul pun dipastikan menjadi saksi duel-duel sarat tensi, di mana setiap reli, blok, dan smash memiliki arti penting. Selain kualitas permainan yang meningkat, dukungan suporter diprediksi menambah atmosfer panas pertandingan, sekaligus mengangkat daya tarik Proliga sebagai kompetisi voli profesional terbesar di Tanah Air.
Dengan jadwal yang padat dan intensitas laga yang tinggi, seri Sentul menjadi momentum krusial yang akan menentukan peta persaingan menuju final four. Setiap kesalahan bisa berakibat fatal, sementara kemenangan akan membuka jalan lebar menuju gelar juara Proliga 2026.













