INFOGRAFIS: Darurat Pengelolan Sampah, Instruksi Presiden Prabowo dan Gerakan Kolaboratif Nasional (ASRI)
astakom.com, Jakarta - Infografis edisi hari ini, Kamis (12/02/2026) mengeksplore himbauan intruksi Presiden Prabowo terkait pembenahan pengolahan sampah.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hampir seluruh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas sebelum 2028.Dalam slide lain pada infografis edisi ini, redaksi astakom.com juga menggambarkan kondisi darurat pengelolaan sampah nasional yang menjadi perhatian serius pemerintah periode 2026–2028.
Transformasi sistem pengelolaan sampah
Sebagai respons, pemerintah menargetkan transformasi sistem pengelolaan dari hulu ke hilir melalui pembangunan 34 proyek Waste to Energy (WtE) pada 2026, penguatan gerakan Indonesia ASRI, serta upaya pengurangan total volume sampah hingga 65 persen.
Akar Masalah, Dampak, dan Pendekatan Solusi
Data menunjukkan bahwa krisis sampah dipicu oleh tingginya volume yang tidak terkelola, dominasi sampah plastik, rendahnya kesadaran masyarakat, serta keterbatasan infrastruktur dan penegakan hukum.
Dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat dan menimbulkan kerugian ekonomi. Pemerintah menyiapkan pendekatan komprehensif melalui pengurangan sampah dari sumber, pemilahan, penguatan regulasi berbasis UU No. 18 Tahun 2008, pemanfaatan teknologi, serta dukungan ribuan tenaga ahli di daerah.

Instruksi Presiden Prabowo-Gerakan kolaboratif Nasional
Infografis juga menampilkan implementasi nyata di berbagai wilayah. Di Bali dilakukan aksi bersih pantai oleh KLH, sementara di Banten digelar Gerakan Banten ASRI melibatkan pemerintah dan aparat. Di Jawa Barat, sekitar 6.500 personel gabungan turun langsung dalam kegiatan bersih lingkungan. Aksi serupa juga berlangsung di Palu untuk penanganan sampah kiriman laut, di Jakarta melalui pembersihan sungai dan kanal, serta di Bogor melalui program ASRI yang melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi menuju gerakan nasional zero waste. (aRSP/Jj)








