Kerja Sama Pendidikan RI-Inggris, Prabowo Rencanakan Bangun Kampus STEM di Indonesia

Editor: Alfian Tegar
Rabu, 21 Januari 2026 | 17:07 WIB
Kerja Sama Pendidikan RI-Inggris, Prabowo Rencanakan Bangun Kampus STEM di Indonesia
[Tim Media Presiden]

astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto dalam pertemuan bersama 30 profesor yang merupakan pimpinan dari 24 universitas ternama di Inggris Raya membahas peluang penguatan kerja sama pendidikan.

Hasil dari pertemuan tersebut salah satunya rencana pengembangan kampus kedokteran serta bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di Indonesia.

"Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah terhadap masa depan anak-anak Indonesia dalam UK-Indonesia Education Roundtable di London," kata Seskab Teddy saat dikonfirmasi media, Rabu (21/1/2026).

Melansir astakom.com, kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Inggris ini untuk memperkuat hubungan bilateral dan kemitraan strategis Indonesia–Inggris, khususnya di bidang pendidikan

Rencana pembangunan 10 universitas baru

Presiden Prabowo merencanakan pembangunan 10 universitas baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi sebagai bagian dari strategi pemerintah memenuhi kebutuhan dokter dan tenaga medis nasional.

Kepala Negara mengatakan kondisi Indonesia masih kekurangan tenaga medis, dengan produksi sekitar 9.000 dokter per tahun, sementara kebutuhan terus meningkat seiring banyaknya dokter yang akan memasuki masa pensiun.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan perguruan tinggi terkemuka di Inggris yang telah menjalin kemitraan dengan sejumlah universitas di Indonesia.

Kerja sama dengan universitas di Inggris

Di hadapan para akademisi tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan keinginan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dengan universitas-universitas Inggris, baik melalui pengembangan kampus di Indonesia maupun kolaborasi langsung di Inggris.

Presiden juga menekankan bahwa pengiriman mahasiswa Indonesia ke luar negeri serta pembangunan dan penguatan institusi pendidikan tinggi di dalam negeri menjadi prioritas, khususnya pada bidang kedokteran dan Science, Technology, Engineering, and Mathematics.

"Pengiriman mahasiswa ke luar negeri serta pembangunan universitas tersebut di Indonesia terutama dalam bidang kedokteran dan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics), menjadi fokus utama Presiden Prabowo," kata Seskab Teddy.

Kerja sama ini dinilai penting untuk meningkatkan mutu pendidikan dan layanan kesehatan, sekaligus mendukung target agar universitas-universitas baru tersebut dapat mulai menerima mahasiswa pada 2028 dengan standar kualitas dan lingkungan kampus yang aman serta menarik bagi tenaga pengajar internasional.

Gen Z Takeaway
Prabowo mendorong kolaborasi pendidikan Indonesia–Inggris untuk membangun 10 universitas baru yang fokus pada kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta bidang STEM, sebagai strategi menutup kekurangan dokter, meningkatkan kualitas tenaga medis, dan memperkuat SDM Indonesia. Program ini menargetkan universitas baru mulai terima mahasiswa pada 2028.

Hubungan Bilateral Hubungan Indonesia-Inggris Kampus Kedokteran Kampus STEM Kerja Sama Bilateral kerja sama Indonesia-Inggris Prabowo Subianto Presiden Prabowo Presiden Prabowo Subianto Rencana Pembangunan Kampus

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB