astakom.com, Jakarta — Arsenal kembali menunjukkan dominasinya di Liga Champions usai meraih kemenangan 3–1 atas tuan rumah Inter Milan dalam matchday ketujuh fase grup yang digelar di Stadion San Siro, Rabu (21/1). Kemenangan ini memastikan The Gunners melaju ke babak 16 besar dengan rekor tak terkalahkan di semua laga fase grup.
Pertandingan baru berjalan sepuluh menit, Arsenal sudah unggul lewat gol Gabriel Jesus yang memaksimalkan umpan dari Jurrien Timber dan menceploskan bola ke gawang Inter. Namun keunggulan itu cepat disamakan oleh Inter melalui Petar Sucic di menit ke-18 setelah melepas tembakan keras dari luar kotak penalti.
Tak puas dengan satu gol, Arsenal lagi-lagi mengambil alih kontrol laga lewat gol kedua Jesus pada menit ke-31. Sundulan tajam dari pemain Brasil itu memanfaatkan umpan silang yang sempat mengenai mistar gawang sebelum jatuh di kakinya, membawa skor menjadi 2–1 sampai jeda.
Memasuki babak kedua, kedua tim saling jual beli serangan, namun hanya Arsenal yang berhasil menambah gol saat Viktor Gyokeres masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol ketiga di menit ke-84 untuk memastikan kemenangan 3–1 dan tiga poin penuh.
Hasil ini memperpanjang rekor sempurna Arsenal di semua pertandingan fase grup Champions League, sekaligus memastikan klub asal London itu menyegel satu tempat di babak knockout dengan keunggulan kuat di klasemen. Sementara itu, Inter harus puas menempati posisi sembilan klasemen dengan peluang lolos otomatis kini terancam.
Gen Z Takeaway
Main di San Siro tapi Inter tetap keok, Arsenal nunjukin mental tim gede yang nggak gampang goyah. Gabriel Jesus gas dari awal, Gyokeres masuk langsung ngasih efek, bukti kalau depth skuad Arsenal sekarang legit. Takeaway-nya: di Liga Champions, konsistensi dan mental juara itu penting, main tandang pun kalau fokus, tuan rumah bisa dibikin senyap.

