Momen Haru: Siswa Sekolah Rakyat Menampilkan Orasi 4 Bahasa Berjudul ’Terima Kasih Presiden’
astakom.com, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto, dibuat kagum oleh penampilan hebat orasi bahasa asing yang dilakukan siswa dari Sekolah Rakyat, dalam acara peresmian 166 Sekolah Rakyat Terpadu di 34 provinsi, dengan pusat acara di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Momen yang membuat kagum sekaligus menyentuh dalam acara tersebut adalah ketika siswa Sekolah Rakyat menyampaikan orasi berjudul “Terima Kasih Presiden” dalam empat bahasa: Inggris, Arab, Mandarin, dan Jepang.
Dalam bahasa Inggris, para siswa membuka pidato dengan menyebut langsung Presiden Prabowo Subianto dan para menteri Kabinet Merah Putih, sembari menegaskan bahwa mereka berdiri di hadapan negara bukan sebagai anak-anak paling pintar, dan bukan pula yang paling beruntung, melainkan anak-anak yang akhirnya mendapat kesempatan.
Sekolah adalah harapan dan masa depan
Melalui bahasa Arab, para siswa menyampaikan pesan sederhana namun kuat: bagi mereka, sekolah adalah harapan, dan sekolah adalah masa depan.
Dalam bahasa Mandarin, para siswa menyatakan bahwa melalui Sekolah Rakyat, anak-anak yang sebelumnya hanya bisa bermimpi kini mendapatkan kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat.
Sementara dalam bahasa Jepang, para siswa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden Prabowo karena telah peduli pada mereka—anak-anak kecil yang kelak akan menjadi penerus bangsa Indonesia.
Empati siswa terhadap Palestina dan Sumatera
Dalam bagian lain orasi, para siswa juga menyampaikan empati terhadap anak-anak di Palestina yang hingga kini belum bisa bersekolah, serta korban bencana di Sumatra yang kehilangan rumah dan keluarga.
Mereka mengajak seluruh anak Indonesia untuk tidak pernah berhenti belajar, karena belajar adalah jalan untuk mengubah nasib dan membangun Indonesia.
Orasi ditutup dengan ikrar para siswa di hadapan Presiden Prabowo:
Untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menjadi anak-anak yang jujur, berani, dan tidak pernah menyerah.
“This is the student of Sekolah Rakyat, Long live Indonesian children. Long live Sekolah Rakyat. Merdeka!”
Melansir astakom.com, Para siswa yang tampil dan mendapat perhatian Presiden Prabowo ini berasal dari latar belakang keluarga rentan secara ekonomi, dengan orang tua bekerja di sektor informal dan penghasilan terbatas.











