Gaspol Rehabilitasi Pascabencana, Pemkab Pidie Tetapkan Status dari Darurat jadi Pemulihan
astakom.com, Jakarta — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie, Aceh, menetapkan status transisi dari tanggap darurat ke pemulihan sebagai tahap peralihan sebelum memasuki proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan bencana di wilayah tersebut.
"Status transisi darurat ke pemulihan ini ditetapkan hingga 180 hari ke depan, terhitung mulai Kamis, 8 Januari 2026 sampai dengan 6 Juli 2026," ujar Andi, kemarin (9/1/2026).
Ia menyebutkan perubahan status tersebut untuk menjamin percepatan dan penanganan akibat bencana banjir dengan tetap mengaktifkan sistem komando darurat bencana.
Tetap fokus pemenuhan kebutuhan warga
Selama masa transisi darurat, Pemkab Pidie tetap memfokuskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, perbaikan infrastruktur terdampak, serta pendataan kerusakan dan kerugian masyarakat secara menyeluruh.
Selain itu, kata dia, Bupati juga meminta kepada BPBD melalui Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) dan dinas terkait agar selalu meningkatkan koordinasi dan mempercepat pendataan yang detail.
"Pemkab Pidie akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Aceh, pemerintah pusat, serta unsur TNI, Polri, dan relawan guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal," katanya.
Perkuat koordinasi dan percepat rehabilitasi
Bupati Pidie juga menyampaikan Pemkab Pidie akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Aceh, pemerintah pusat, serta unsur TNI, Polri, dan relawan guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Dengan penetapan status transisi darurat ini, kata dia, diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur serta menjadi landasan awal menuju tahap rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
"Pemkab Pidie tetap berkomitmen untuk terus bekerja secara cepat, terukur dan tanggap dalam menghadapi situasi bencana. Mohon doa dan dukungan semua elemen masyarakat Pidie agar pemulihan bencana ini berjalan sebagaimana diharapkan," kata Andi Firdhaus.











