astakom.com, Jakarta — Pemerintah pusat lewat Satgas Nasional Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, resmi mendirikan posko induk di Banda Aceh.
Aceh dipilih sebagai pusat koordinasi karena menjadi wilayah dengan dampak bencana paling berat dibanding daerah lain di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal Zakaria Ali menegaskan, personel sudah disiagakan dan pendampingan intensif di wilayah Sumatera telah dilakukan sejak fase tanggap darurat.
“Kehadiran Posko Induk di Banda Aceh diharapkan menjadi pusat kendali terpadu untuk memastikan seluruh tahapan pemulihan berjalan terarah, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” kata Safrizal dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Safrizal ditugaskan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk secara langsung di Aceh dan Sumut sejak 27 November 2025 hingga saat ini.
Target dan prioritas kerja Satgas
Terkait target kerja, pemerintah menegaskan satgas akan bekerja secepat-cepatnya sesuai tahapan yang telah ditetapkan.
Prioritas utama difokuskan pada percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat terdampak yang saat ini masih berada di pengungsian, disertai penanganan rumah rusak ringan dan sedang melalui skema kompensasi agar warga dapat segera kembali ke tempat tinggal masing-masing.
“Selain yang sifatnya fisik, posko induk diharapkan menjadi kanal utama untuk komunikasi publik, terutama kemajuan-kemajuan atas kerja yang telah dilakukan pemerintah dengan melibatkan secara masif rekan-rekan media baik nasional maupun lokal, termasuk optimalisasi ruang sosial media” ujar Safrizal.
Arahan langsung dari Presiden Prabowo
Melansir astakom.com, Satgas Nasional Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana dibentuk atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah percepatan pemulihan wilayah terdampak.
Presiden menunjuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas, didampingi Wakil Ketua Satgas Richard Tampubolon, serta dewan pengarah yang diketuai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Sejalan dengan pembukaan posko, Mendagri memimpin rapat perdana Satgas Nasional bersama Menko PMK, Menteri PU, Seskab dan Wakil Ketua Satgas, Dirjen Bina Adwil Kemendagri, serta para Sekjen kementerian/lembaga terkait.
Rapat tersebut menjadi langkah awal penguatan koordinasi lintas sektor dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

