astakom.com, Jakarta – Laga pekan ke-16 BRI Liga 1 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (5/1). Persib Bandung harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Persik Kediri. Gol balasan tuan rumah terjadi di menit-menit akhir pertandingan, mengakhiri harapan Maung Bandung untuk meraih kemenangan di laga tandang.
Persib yang tampil tanpa sejumlah pemain pilar seperti Marc Klok, Federico Barba, dan Eliano Reijnders, menurunkan susunan awal yang cukup kuat dengan sosok seperti Beckham Putra Nugraha, Uilliam Barros, dan Andrew Jung di lini serang. Meski dominasi penguasaan bola sempat berpindah-pindah, kedua tim kesulitan mencetak gol di babak pertama, yang berakhir dengan skor kacamata.
Memasuki babak kedua, Persib berinisiatif menaikkan tempo permainan dan akhirnya membuka keunggulan melalui Saddil Ramdani pada menit ke-68 setelah masuk menggantikan pemain lain yang cedera. Laga berjalan ketat, namun Persib sempat kehilangan satu pemain setelah substitusi yang kurang menguntungkan di lini tengah.
Keunggulan Persib tak bertahan lama. Persik terus menekan hingga akhirnya berhasil memaksa skor imbang 1-1 melalui sundulan Muhammad Firly pada menit tambahan waktu. Gol ini membuat tuan rumah merayakan hasil yang krusial, sekaligus memupus harapan penuh tiga poin dari Bandung.
Dengan tambahan satu poin, Persib kini mengoleksi 35 poin dan menempati posisi ketiga klasemen sementara, setara dengan Persija Jakarta dengan selisih poin dari pemuncak klasemen. Sementara Persik mendapatkan satu angka penting di depan publiknya sendiri untuk menjaga jarak dari papan bawah.
Gen Z Takeaway
Walau cuma main 10 orang, Persib tetap nunjukin mental baja unggul duluan, berani main terbuka, dan nggak gampang panik meski ditekan habis-habisan. Hasil imbang di Kediri emang agak nyesek karena kebobolan di menit akhir, tapi vibe-nya jelas: Maung Bandung bukan tim yang gampang tumbang, bahkan saat kondisi lagi nggak ideal. Intinya, ini bukan soal kehilangan dua poin, tapi bukti kalau Persib punya fight, depth, dan karakter juara yang masih terus hidup.

