astakom.com, Jakarta — Arsenal harus bekerja keras lebih dari yang diperkirakan untuk meraih kemenangan tipis 2–1 atas tamunya, Wolverhampton Wanderers, dalam lanjutan pekan ke-16 Premier League di Emirates Stadium, Minggu (14/12) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa meski unggul di klasemen, performa The Gunners belum sepenuhnya stabil.
Laga yang berlangsung sengit itu sempat membuat tuan rumah frustrasi sejak awal. Arsenal mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang namun gagal mengonversikannya menjadi gol selama sebagian besar pertandingan.
Kunci kemenangan akhirnya datang dari momen tak terduga, dua gol bunuh diri (own goal) yang tercipta lewat kesalahan lini belakang Wolves.
Gol pertama tercipta pada menit ke-70 ketika tendangan sudut Bukayo Saka memantul ke mistar gawang dan kemudian mengenai kiper Wolves, Sam Johnstone, sehingga bola masuk ke gawang sendiri.
Wolves sempat menyamakan skor melalui Tolu Arokodare pada penghujung waktu normal, tetapi Arsenal akhirnya berhasil mengamankan kemenangan lewat gol bunuh diri Yerson Mosquera di masa tambahan waktu, menyelesaikan laga dengan skor 2–1.
Kendati meraih tiga poin penting, pelatih Mikel Arteta mengakui performa timnya kurang maksimal di hadapan pendukung sendiri. Kemenangan ini membuat Arsenal tetap bertahan di puncak klasemen sementara, kini unggul lima poin dari rival terdekatnya, Manchester City. Sementara itu, Wolves tetap berada di dasar klasemen dengan catatan poin yang sangat minim musim ini.
Susunan Pemain:
Arsenal (4-3-3): 1-David Raya; 4-Ben White (Myles Lewis-Skelly 31’), 12-Jurrien Timber, 2-William Saliba, 5-Piero Hincapie; 36-Martin Zubimendi (Mikel Merino 58’), 10-Eberechi Eze (Martin Odegaard 57’), 41-Declan Rice; 7-Bukayo Saka, 14-Viktor Gyokeres (Gabriel Jesus 81’), 11-Gabriel Martinelli (Leandro Trossard 57’)
Pelatih: Mikel Arteta
Wolverhampton Wanderers (3-5-2): 21-Sam Johnstone; 24-Toti Gomes (Matheus Mane 86’), 12-Emmanuel Agbadou, 15-Yerson Mosquera; 6-David Moller Wolfe, 37-Ladislav Krejci (Fernando Lopez 80’), 7-Andre, 8-Joao Gomes, 2-Matt Doherty (Jackson Tchatchoua 69’); 11-Hwang Hee-Chan (Jhon Arias 80’), 9-Jorgen Strand Larsen (Toluwalase Arokodare 69’).
Pelatih: Rob Edwards
Gen Z Takeaway
Singkatnya: Arsenal menang, tapi vibes-nya deg-deg-an. Main di kandang sendiri malah hampir kepleset, dan dua gol yang bikin menang justru hasil blunder lawan. Tiga poin sih aman, tapi performa kayak gini jelas PR besar buat The Gunners kalau mau terus konsisten di papan atas Premier League.

