Menhan Sjafrie Ungkap Pihaknya Fokus Kesehatan Masyarakat Terdampak Bencana
astakom.com, Jakarta — Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, mengungkapkan pihaknya saat ini mulai fokus pada kesehatan warga terdampak bencana alam di sejumlah wilayah.
Hal ini disampaikan Sjafrie saat melakukan rapat kabinet secara dadakan di Aceh yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Rapat tersebut dilakukan bersama sejumlah menteri dan membahas secara khusus penanggulangan bencana.
Antisipasi Penyakit Pascabanjir
Menhan Sjafie mengungkapkan saat ini sejumlah penyakit pascabanjir mulai menghantui kesehatan para warga terdampak.
“Antisipasi pascabencana mungkin yang sangat diperhatikan oleh pengungsi adalah penyakit yang akan ditimbulkan setelah terjadi bencana,” ujar Menhan Sjafrie di Aceh, dikutip Senin, (8/12/2025).
“Ada tiga penyakit yang jadi perhatian utama, pertama adalah diare, infeksi saluran pernapasan, dan penyakit kulit,” tambahnya.
Siapkan Helikopter Khusus Kesehatan
Sjafrie lantas mengatakan kementeriannya telah menyiapkan 3 helikopter terkait penanganan penyakit pascabanjir.
“Di luar dari alat utama untuk kebutuhan tanggap darurat, kami menyiapkan 3 helikopter independen yang terdiri dari satu penguatan yang kami terima dan dua helikopter yang kami sewa,” ucap Sjafrie.
Tugas helikopter tersebut menjadi pusat kesehatan yang berfokus untuk melayani para pengungsi.
“Ini diperuntukkan menjadi tim kesehatan mobile, di tiap provinsi, dan independen,” ujarnya.
“Dia tidak dibebani pendistribusian logistik, tapi dia khusus untuk kelilingg ke tempat pengungsi, lakukan pemeriksaan,” tambah Sjafrie.
Sinergitas dengan Kemenkes
Sjafrie juga menegaskan pihaknya mampu menyiapkan awak yang bertugas, tapi juga meminta bantuan pada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Kami siapkan ini termasuk awaknya, kami harapkan bantuan dari Menteri Kesehatan kalau ada dokter yang membantu, dia yang akan turun ke tempat-tempat pengungsi untuk pemeriksaan kesehatan sekaligus pengobatan,” jelasnya.
Sebelumnya, Kemenkes juga telah mengingatkan kewaspadaan tentang penyakit pascabanjir. Beberapa di antaranya yang rawan muncul adalah leptospirosis hingga diare, sehingga perlu antisipasi juga dengan pengiriman obat yang sesuai.
“Kami datang akan mengatur strategi supaya pemerintah daerah akan disupport oleh pemerintah pusat, baik obat-obatan apa yang perlu akan kami drop ke sana,” ungkap Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus pada 29 November 2025.
Gen Z Takeaway
Menhan Sjafrie ngasih sinyal serius soal kesehatan pascabanjir—dari diare sampai ISPA—yang mulai ngehantui para penyintas. Makanya, Kemenhan turunin tiga heli khusus sebagai “klinik terbang” buat keliling posko dan cek kesehatan warga, plus kolaborasi bareng Kemenkes biar tenaga medis dan obat-obatan tetap aman terkirim. Intinya, pemerintah lagi ngegas banget biar dampak bencana nggak makin nambah dari sisi kesehatan.











