IRRA Majalengka 2025 Kompetisi Balap Rally Pertama di Indonesia Segera Digelar
astakom.com, Jakarta - Terinspirasi dari Paris Rally Dakar, Kini Indonesia akan punya Indonesia Rally Raid Adventure (IRRA). Balap Rally petualangan yang menggabungkan ketangguhan dengan eksplorasi alam Indonesia.
IRRA merupakan ajang Rally Raid pertama kali yang ada di Indonesia. Acara ini resmi diluncurkan pada bulan Juni lalu. Kegiatan ini juga diselenggarakan oleh TAKA Motorsport, yang juga merupakan bagian dari DEXC Racing Indonesia, tim yang sudah dua tahun tampil di berbagai rally raid Asia Tenggara.
IRRA juga bakal didukung pereli-pereli ternama dari Indonesia, yang sebelumnya terjun dalam banyak ajang rally raid Internasional. Di antaranya Rifat Sungkar, Julian Johan, dan Mufti, mereka bakal menambah semarak event ini.
Kompetisi ini digagas untuk menjadi ruang kompetisi inklusif yang tidak hanya terbatas pada pemilik kendaraan modifikasi ekstrem, tetapi juga terbuka bagi peserta dengan kendaraan standar yang telah mengalami peningkatan dasar pada sektor suspensi dan daya tahan.
“IRRA dirancang bukan hanya untuk kendaraan dengan modifikasi ekstrem. Dengan mobil standar dan peningkatan pada suspensi, siapa pun bisa merasakan sensasi rally raid yang sesungguhnya,” ujar Ketua Penyelenggara IRRA sekaligus pembalap nasional, Rifat Sungkar, dikutip pada Senin (24/11/2025).
Dukungan Pemerintah Daerah
Balapan perdana IRRA 2025 dijadwalkan akan dimulai di Majalengka pada 3 Desember dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat. Bupati Majalengka, Erman Suherman, menyambut baik kegiatan ini.
“Adanya IRRA di Majalengka tentu ajang yang sangat seru,” tutur Suherman.
“Kami harap dengan adanya IRRA, warga tidak hanya merasakan keseruan rally raid tetapi juga bisa terinspirasi dari teman-teman pembalap yang akan hadir,” tambahnya.
Gambaran Jalur dan Rintangan
Salah satu pereli Indonesia, Julian Johan, menjelaskan gambaran rintangan dan perjalanan yang akan dilalui dalam kompetisi ini.
“Suasana atau kurang lebih lintasannya nanti yang akan dilawati itu benar-benar lintasan murni ya, alam, jadi bukan lintasan buatan, kita berpacu dengan waktu, tapi satu sisi kita sambil melintasi alam yang membuat unsur adventure-nya tuh menjadi kental gitu,” ujar pereli yang kerap disapa sebagai jejelogy.
Selain sebagai panitia, Julian juga mengatakan akan ikut meramaikan sebagai peserta di ajang rally ini. Dirinya mengaku sudah antusias sejak awal menjadi peserta sebelum ditawarkan menjadi panitia.
“Saya sudah langsung berniat menjadi yang pertama kali daftar peserta. Karena saya pribadi juga menunggu adanya kejuaraan jenis rally raid ini di Indonesia, karena di Indonesia nggak ada jadi saya harus ikutin sebelumnya di luar negeri,” ujarnya.
Antusiasme Peserta IRRA
Berdasarkan informasi terakhir, tahun pertama penyelenggaraan IRRA sudah mencapai 64 peserta. Hal tersebut menandakan bahwa antusiasme masyarakat Indonesia terhadap Rally tinggi. Melihat sebelumnya para pereli Indonesia dalam mengikuti kompetisi harus ke luar negeri.
“Untuk kejuaraan rally race ini memang belum pernah ada di Indonesia sebelumnya, tapi memang beberapa tahun terakhir awareness dan juga rasa ketertarikan orang Indonesia ke balap ini lagi tinggi,” ujar Julian.
“Karena beberapa perwakilan pembalap atau rally dari Indonesia ada yang mengikuti kejuaraan rally race yang ada di Asia Tenggara. Jadi situ makin orang melihat wah ini seru juga ya kalau rally race bisa ada di Indonesia,” imbuhnya. (aLf/ aSP)
Gen Z Takeaway
IRRA hadir sebagai ajang rally raid pertama di Indonesia, menggabungkan vibe Dakar dengan eksplorasi alam asli Nusantara, dan dibikin inklusif biar bukan cuma mobil modif ekstrem yang bisa ikutan. Dengan dukungan pereli top seperti Rifat Sungkar dan Julian Johan, plus rute full alam yang bikin adrenaline dan adventure ketemu di titik yang pas, event ini langsung disambut antusias—bahkan tahun pertama sudah narik 60+ peserta. Ini nunjukin minat masyarakat ke dunia rally makin naik, apalagi sekarang mereka akhirnya punya panggung serius di dalam negeri.













