astakom.com, Jakarta – Harapan untuk melangkah ke semifinal dunia ganda campuran harus pupus oleh pasangan Indonesia Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Diunggulkan sebagai pasangan keenam dalam turnamen Hylo Open 2025, mereka tumbang di babak perempatfinal setelah kalah dari unggulan ke-empat, pasangan Ruttanapak Oupthong / Jhenicha Sudjaipraparat dari Thailand.
Laga yang berlangsung sekitar 40 menit itu berakhir dengan skor 14-21 dan 13-21 untuk pasangan Indonesia. Pada gim pertama, Jafar/Felisha sempat unggul 9-4, namun mereka gagal mempertahankannya dan kemudian kehilangan momentum.
Gim kedua sempat berjalan seimbang hingga kedudukan 4-4, namun kemudian Oupthong/Sudjaipraparat melaju dengan memenangkan lima poin beruntun dan tak memberi kesempatan bagi Jafar/Felisha untuk kembali mengejar.
Kekalahan ini membuat jumlah wakil Indonesia di semifinal Hylo Open 2025 semakin menipis. Sebelumnya, pasangan unggulan lain seperti Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri juga telah tersingkir. Akibatnya, hanya tiga wakil Tanah Air yang berhasil melaju ke babak semi final: ganda putra Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani, tunggal putra Jonatan Christie, dan tunggal putri Putri Kusuma Wardani.
Indonesia pun masih menanti gelar pertama sejak raihan double gelar pada 2022.
Kekalahan dari unggulan ke-empat menunjukkan bahwa meski Jafar/Felisha memiliki potensi, mereka masih perlu memperkuat konsistensi dan strategi terutama saat momentum mulai mengalir ke lawan.
Performanya cukup menjanjikan di awal gim, namun kehilangan kendali setelah unggul awal mengindikasikan masalah dalam mempertahankan tekanan dan pengambilan keputusan di titik krusial.
Dengan hanya tiga wakil yang tersisa dari Indonesia di tahap semifinal, peluang meraih gelar di Hylo Open 2025 menjadi semakin menantang.
Bagi Jafar/Felisha, ini bisa menjadi bahan evaluasi penting menjelang turnamen selanjutnya, memperbaiki mental saat unggul, mengurangi kesalahan sendiri, dan meningkatkan adaptasi terhadap pergerakan lawan yang mulai “panas”.
Gen Z Takeaway
Jafar/Felisha emang sempat bikin deg-degan di awal laga, tapi sayangnya belum bisa lanjut ke semifinal Hylo Open 2025. Setelah unggul duluan, mereka malah kehilangan fokus dan akhirnya kejebak ritme lawan. Tapi ya namanya juga proses, setiap kekalahan itu bahan upgrade skill dan mental buat next turnamen. Gak apa-apa belum juara, yang penting terus nge-grind dan comeback makin kuat!

