Timur Kapadze Naik Daun Setelah Pemecatan Pelatih Timnas Patrick Kluivert
astakom.com, Jakarta - Sosok Timur Kapadze kini menjadi topik hangat perbincangan di Indonesia seiring muncul namanya sebagai salah satu kandidat kuat Pelatih Timnas Indonesia.
Spekulasi informasi ini muncul setelah PSSI secara resmi memberhentikan Patrick Kluivert dari posisi pelatih utama pada hari ini, Kamis (16/10/2025).
Pemecatan Kluivert dilakukan menyusul kegagalan Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026, setelah terhenti di babak keempat kualifikasi.
Sinyal Positif dari Sang Pelatih
Kabar ketertarikan PSSI kepada Kapadze mendapat respons positif dari pelatih berkebangsaan Uzbekistan tersebut.
Melalui unggahan di media sosial, Kapadze disebut menanggapi pesan ajakan melatih Timnas Indonesia dengan memberikan emotikon jempol melalui direct message (DM) dengan akun instagram @nusantara.ballers.
Tindakan ini diartikan sebagai sinyal kuat bahwa ia tertarik dengan peluang untuk memimpin Skuad Garuda.
Siapa Timur Kapadze?
Rekam jejak Timur Kapadz, yang kini berusia 44 tahun, di Timnas Uzbekistan terbilang mengesankan. Ia berhasil membawa Uzbekistan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Meskipun sukses membawa tim lolos ke Piala Dunia, Federasi Sepak Bola Uzbekistan (UFA) kemudian menempatkannya sebagai asisten pelatih.
Kapadze, yang lahir di Fergana pada 5 September 1981, mengawali karier kepelatihannya sejak tahun 2018 sebagai pelatih interim.
Pelatih yang memiliki Lisensi Pro UEFA ini dikenal dengan filosofi permainan yang menyerang. Formasi favorit yang kerap ia terapkan bersama tim asuhannya adalah 4-3-3.
Di antara catatan prestasinya, Kapadze berhasil menjuarai CAFA Cup tanpa menelan satu pun kekalahan.
Ia juga pernah membawa Timnas U23 Uzbekistan mengalahkan Timnas U23 Indonesia dengan skor 2-0 pada babak semifinal Piala Asia U23 2024. Selain itu, ia juga mempersembahkan medali perunggu Asian Games 22/23 untuk Uzbekistan.
Gen Z Takeaway
Sang pelatih Uzbekistan ini kasih sinyal positif lewat DM jempol, bikin peluangnya makin realistis. Rekam jejaknya nggak main-main: bawa Uzbekistan lolos ke putaran final Piala Dunia, juara CAFA Cup tanpa kalah, dan filosofi permainan menyerangnya jelas banget, favoritnya formasi 4-3-3. Kalau jadi pelatih Garuda, Kapadze bisa jadi game changer dengan pengalaman internasional dan pendekatan taktikal yang agresif tapi terukur.













