Jelang Laga Krusial, Khalid Jamil Janjikan 'Attack Mode' untuk India
astakom.com, India — Menjelang pertandingan krusial di kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Singapura, pelatih tim nasional India Khalid Jamil menegaskan bahwa timnya akan bermain menyerang sejak menit awal. Emphasizing sikap proaktif menjadi kunci dalam kampanye mereka.
“Kita harus bermain dalam mode menyerang sejak awal” tegas Khalid Jamil dalam konferensi pers pra-pertandingan. “Kita bermain di kandang, jadi akan sangat bagus bagi kita untuk memulai dengan gaya menyerang.”
Tekanan Besar bagi India
Tim India tengah berada di posisi yang menuntut kemenangan agar peluang mereka lolos tetap hidup. Dalam tiga pertandingan grup sejauh ini, India baru mengumpulkan dua poin—hasil imbang kontra Bangladesh dan Singapura—sementara kalah dari Hong Kong. Dengan hanya juara grup yang otomatis lolos ke putaran final, laga ini menjadi semacam “harus menang” bagi India.Kajian media Hindustan Times mencatat bahwa ini menjadi debut Khalid Jamil di kandang sebagai pelatih tim nasional India. Ia menyebut bahwa perubahan strategi dari laga tandang mungkin diperlukan. Ia juga menyebut bahwa lini tengah yang sebelumnya dinilai kurang mampu mengendalikan pertandingan akan diperkuat.
Perombakan Komposisi Skuad
Khalid Jamil tidak menutup kemungkinan melakukan perubahan susunan pemain dibanding saat India bermain imbang 1–1 dengan Singapura. Ia menyebut nama Lalengmawia Ralte (Apuia) sebagai pemain yang pantas kembali dipasangkan di lini tengah. “Mawia (Ralte) pantas untuk kembali dimainkan... dia punya pengalaman.” ucap Jamil.Ia juga menyebutkan bahwa keputusan untuk menggantikan kombinasi Nikhil Prabhu dan Macarton Louis di lini tengah di pertandingan sebelumnya karena keduanya “tidak cukup mengontrol” area tengah, sehingga digantikan dengan pemain yang lebih mampu menjaga keseimbangan tim.
Adanya insiden skorsing juga memaksa Jamil melakukan adaptasi di lini bek kiri. Karena Sandesh Jhingan absen, Jamil memilih memasukkan Subhasish Bose sebagai alternatif.
Tantangan dari Singapura
Sementara itu dari kubu Singapura, pelatih Gavin Lee menyatakan bahwa mereka tetap akan bermain agresif meski bertanding tandang. Meski Singapura sempat unggul hingga menit akhir melawan India ketika bermain di kandang sebelumnya, Lee tidak ingin mengubah filosofi timnya.“Kami menjalani pertandingan sebelumnya dengan tujuan ingin meraih tiga poin… Tapi tidak masalah. Kami akan tetap fokus, berusaha sebaik mungkin, dan mencoba membawa pulang tiga poin.” ujar Gavin Lee menjelang pertandingan.
Kendala & Harapan
India menghadapi tekanan strategis: harus bermain menyerang di kandang tetapi tetap menjaga keseimbangan agar tidak mudah dibobol. Media Firstpost menyoroti bahwa permainan India terhadap Singapura di laga nanti memiliki “lapisan taktis” yang kompleks, terutama bagaimana mereka menggabungkan kebutuhan menyerang dan pertahanan agar tidak terbuka.Khalid Jamil, yang baru saja diangkat sebagai pelatih kepala India sejak Agustus 2025—menjadi pelatih India asli pertama dalam 13 tahun terakhir—dihadapkan pada ekspektasi publik yang besar.
Dengan motivasi tinggi dan strategi menyerang yang diumumkan secara terbuka, India berharap dapat meraih kemenangan yang tak hanya menjaga peluang mereka, tetapi juga memberi harapan baru bagi para penggemar sepak bola nasional.













