Peace Mode ON! Indonesia Siap Bantu Pulihkan Gaza
astakom.com, Jakarta — Pemerintah Indonesia menyambut baik tercapainya gencatan senjata antara Hamas dan Israel di Jalur Gaza, serta menegaskan kesiapan untuk berpartisipasi dalam proses rekonstruksi wilayah Gaza yang hancur akibat agresi militer Israel.
Melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Indonesia menilai gencatan senjata tahap pertama ini merupakan langkah penting menuju penghentian kekerasan permanen di Gaza.
“Diharapkan akses bantuan kemanusiaan segera dibuka secara luas, dan Indonesia siap berpartisipasi aktif dalam mendukung proses rekonstruksi Gaza,” tulis Kemlu RI dalam pernyataannya yang disampaikan melalui akun resmi di media sosial X, dikutip astakom.com, Jumat (10/10).
Kemlu RI juga menegaskan pentingnya pelaksanaan setiap butir kesepakatan gencatan senjata dengan penuh iktikad baik dari semua pihak. Indonesia mendorong agar momentum ini digunakan oleh masyarakat internasional untuk menghidupkan kembali proses perdamaian di Palestina berdasarkan prinsip solusi dua negara yang diakui secara internasional.
“Langkah baik ini harus bermuara pada berdirinya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat sesuai resolusi dan hukum internasional yang telah disepakati,” tegas Kemlu.
Selain itu, Pemerintah Indonesia menyampaikan penghargaan kepada Amerika Serikat, Mesir, Qatar, dan Turki atas peran penting mereka sebagai mediator dalam upaya menghentikan konflik bersenjata di Gaza.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Hamas dan Israel telah menyetujui tahap pertama kesepakatan Gaza yang diinisiasi oleh Amerika Serikat.
“Saya sangat bangga untuk mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyepakati tahap pertama Rencana Perdamaian kami,” ujar Trump melalui platform media sosial Truth Social, Rabu (8/10).
Trump menyebut, kesepakatan ini akan membuka jalan bagi pembebasan seluruh sandera dan penarikan pasukan Israel ke garis yang telah disepakati sebagai langkah awal menuju “perdamaian yang kuat, kekal, dan abadi.”
Secara terpisah, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres turut menyambut baik tercapainya gencatan senjata serta kesepakatan pembebasan sandera tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai upaya penting untuk meredakan krisis kemanusiaan dan membuka jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan di Jalur Gaza.
Dengan komitmen aktif dalam proses rekonstruksi, Indonesia menegaskan posisinya sebagai negara yang konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina menuju kemerdekaan dan perdamaian yang berkeadilan.













