GP Ansor Siap Dukung Kementan Kawal Swasembada dan Berantas Mafia Pangan

Editor: Untung Raharjo
Selasa, 9 September 2025 | 07:00 WIB
GP Ansor Siap Dukung Kementan Kawal Swasembada dan Berantas Mafia Pangan
Menteri Pertanian Amran Sulaiman diapit para Pengurus GP Ansor. (Foto: Kementan)

astakom.com, Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharuddin menyatakan organisasinya siap mendukung dan mengawal program swasembada pangan Kementerian Pertanian.

Tak hanya itu, GP Ansor juga siap bersama-sama memberantas dan memerangi praktik mafia pangan yang dinilai merugikan petani maupun Masyarakat.

”Kita punya komitmen yang tinggi seluruh kader Ansor se-Indonesia dan Banser untuk sama-sama menyukseskan program negara yaitu swasembada pangan,” ujar Addin usai bertemu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Menteri Pertanian, Jakarta, Senin (8/9).

Addin menegaskan, kinerja Menteri Amran Bersama jajarannya sudah baik dan sejalan dengan semangat kader Ansor dan Banser di seluruh Indonesia, sehingga pihaknya mendukung Amran dalam memperkuat ketahanan pangan maupun memberantas mafia pangan.

Dia juga menyebut bahwa perjuangan GP Ansor dan Banser dalam menggerakkan ekonomi rakyat dari bawah selaras dengan visi Kementerian Pertanian.

“Wilayah garapan kami mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, hingga peternakan. Saya pikir semangatnya sama, bahwa ekonomi dari bawah harus tumbuh, rakyat harus sejahtera, dan ekosistem ekonomi di desa harus sama-sama berkembang,” tambahnya.

Lebih lanjut, Addin menjelaskan bahwa GP Ansor sudah memiliki Patriot Ketahanan Pangan di seluruh daerah. Mereka digerakkan dalam empat fokus utama, kader Ansor-Banser sebagai penyuluh pertanian, pelaku usaha pangan, pengelola limbah pangan, hingga pengelola logistik pangan.

“Ini semua kita gerakkan se-Indonesia, dan alhamdulillah sejalan dengan arah kebijakan Pak Mentan,” tegasnya.

Tak hanya itu, GP Ansor juga siap berada di garda terdepan mendukung langkah Mentan dalam memberantas mafia pangan.

“Kami mendukung sepenuhnya. Apa yang pemerintah butuhkan, kami siap di lapangan. Bahkan ketika Pak Mentan turun ke daerah-daerah, kami pun siap ikut mengawal agenda-agenda lapangan tersebut,” kata Addin.

Dalam pandangan GP Ansor, apa yang dilakukan Amran sudah Top. ”Soal kinerja Mentan Amran Top, kita dukung semuanya. Pak Mentan luar biasa, dan tadi juga bicara soal mafia pangan. Kita gerak bersama-sama,” tandasnya.

212 merek tak sesuai standar dan pupuk palsu
Sementara itu, Amran dalam beberapa kesempatan menegaskan, mafia pangan tidak boleh dibiarkan menguasai ekosistem agribisnis nasional. Hasil investigasi Kementan menemukan 212 dari 268 merek beras premium tidak sesuai standar, dan kasus ini telah dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

“Kami tidak akan tinggal diam. Mafia pangan ini merugikan petani, memukul konsumen, dan menciptakan ketidakadilan. Negara tidak boleh kalah. Kami akan terus bertindak tegas,” kata Amran, dalam keterangan tertulis dikutip astakom.com, Selasa (9/9).

Ia juga menyinggung masalah serius lain di lapangan, yakni pupuk palsu dan tata kelola pupuk bersubsidi yang merugikan petani hingga Rp3,2 triliun.

“Bayangkan, petani yang hanya bermodal pinjaman KUR harus menanggung kerugian besar karena pupuk yang digunakan tidak memiliki unsur hara. Ini persoalan serius yang harus ditangani kolektif,” tegasnya.

Amran menilai, tanpa sinergi lintas sektor, sulit bagi pemerintah menuntaskan persoalan pangan yang kompleks. Karena itu, dukungan dari elemen masyarakat, termasuk GP Ansor dan Banser, diyakini akan memperkuat langkah pemerintah dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

Gen Z Takeaway

Ketua GP Ansor Addin Jauharuddin siap dukung program swasembada pangan bareng Menteri Pertanian. Bahkan, Addin juga siap memberantas praktik mafia pangan yang rugikan masyarakat. Addin menyebut apa yang dilakukan Mentan sesuai dengan arah organisasinya, ngebangun ekonomi rakyat dari bawah. Wilayah Garapan antara Kementerian Pertanian dengan Ansor juga sama: pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.

Addin Jauharuddin Amran Sulaiman Banser GP Ansor kementan Mafia pangan Menteri Pertanian swasembada pangan

Infografis

Terkini

Arema FC Bungkam PSIM 3-1

Arema FC berhasil menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan membungkam PSIM Yogyakarta, 3-1, di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat (22/5).

Footage 19:41 WIB