Rayakan Hari Ayah Nasional di Tengah Fenomena Fatherless
astakom.com, Jakarta – Setiap tanggal 12 November diperingati sebagai Hari Ayah Nasional, momentum untuk memberikan penghargaan kepada sosok ayah, figur yang ta
astakom.com, Jakarta – Setiap tanggal 12 November diperingati sebagai Hari Ayah Nasional, momentum untuk memberikan penghargaan kepada sosok ayah, figur yang ta
astakom.com, Jakarta – Pembangunan infrastruktur di kawasan Pantai Selatan atau Pansela, khususnya di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dinila
astakom.com, Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu terobosan besar pemerintah untuk melawan stunting dan meningkatkan kualitas SDM.
astakom.com, Yogyakarta – Target Net Zero Emission 2060 yang dicanangkan Indonesia bukan sekadar wacana ambisius, melainkan tantangan nyata yang perlu strategi
astakom.com, Jakarta – Pakar Kebijakan dan Tata Kelola Pemerintahan, Dr. Muchamad Zaenuri menyambut baik wacana reformasi kepolisian yang kembali mengemuka sete
astakom.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan langkah tegas dalam menjaga stabilitas nasional dengan melakukan reshuffle kabinet pada Senin (8/9)
astakom.com, Yogyakarta – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin merambah ke berbagai sektor, termasuk industri kreatif d
Nilai-nilai multikulturalisme dan kemanusiaan dalam menciptakan dunia yang lebih damai, stabil, dan sejahtera. Hal ini sebagaimana disampaikan Guru Besar Ekonomi Politik Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof. Faris Al-Fadhat.
Memanasnya konflik militer antara Thailand dan Kamboja kembali menguji daya tahan ASEAN sebagai organisasi kawasan, sekaligus menyoroti peran kunci Indonesia dalam menjaga stabilitas regional.
Memasuki usia 20 hingga 30 tahun, banyak anak muda mengalami kegelisahan eksistensial yang dalam. Fenomena ini dikenal sebagai quarter life crisis, masa transisi dari remaja ke dewasa yang sering kali disertai kebingungan arah hidup, tekanan sosial, dan rasa tidak cukup.